Kobarnews.id, LEBAK – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lebak 2026 resmi ditutup. Sebanyak 33 peserta berhasil meraih posisi tiga besar dan akan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Banten.
Penutupan sekaligus penganugerahan juara OMI Kabupaten Lebak digelar di MAN 3 Lebak, Kecamatan Gunungkencana, Jumat (25/9/2026). Acara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lebak Badrusalam, Kasubbag TU Ajrum Firdaus, Kasi Pendidikan Madrasah Slamet, Ketua Pokjawas Nuryahya, jajaran Pengawas Madrasah, kepala MAN/MTsN/MIN se-Kabupaten Lebak, guru pembimbing, serta para peserta.
Ketua OMI Kabupaten Lebak, Baekandi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan OMI 2026 tingkat kabupaten berjalan lancar.
“Alhamdulillah, kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia tahun ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses dari awal pembukaan hingga acara penutupan pada hari ini,” ujar Baekandi kepada wartawan usai acara tersebut.
Dia mengatakan OMI bukan hanya ajang untuk menentukan pemenang. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi, mengukur kemampuan peserta didik, serta mendorong budaya riset, sains, dan kompetisi yang sehat di lingkungan madrasah.
OMI Kabupaten Lebak 2026 diikuti 879 peserta. Sebanyak 744 peserta hadir, sedangkan 135 peserta tercatat tidak hadir.
Dari seluruh peserta, 33 siswa berhasil menempati posisi tiga besar dan berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Banten. Mereka terdiri atas 6 peserta jenjang MI, 9 peserta MTs, dan 18 peserta MA.
“Kepada para peserta yang berhasil meraih juara, saya ucapkan selamat atas prestasi gemilang yang diraih. Pertahankan semangat belajar kalian dan persiapkan diri untuk tantangan di tingkat yang lebih tinggi,” kata Baekandi.
Baekandi juga meminta peserta yang belum meraih juara tidak berkecil hati. Dia menyebut pengalaman mengikuti kompetisi menjadi bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.
“Kepada peserta yang belum beruntung mendapatkan juara, jangan pernah berkecil hati. Kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda dan motivasi untuk berlatih lebih giat lagi,” tuturnya.
Dia berharap para peserta asal Lebak dapat meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Banten dan melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional.
“Mohon doanya kepada semua pihak, mudah-mudahan peserta OMI Kabupaten Lebak bisa menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi dan bisa mewakili Provinsi Banten di OMI Nasional,” ujarnya.
Kemenag Targetkan Prestasi
Kepala Kantor Kemenag Lebak Badrusalam memberikan motivasi kepada para peserta yang berhasil lolos ke tingkat provinsi. Dia mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut di tengah berbagai keterbatasan.
“Walaupun banyak keterbatasan, Insya Allah dengan perjuangan dan jerih payah kita, di tingkat provinsi akan menghasilkan yang terbaik. Manjada wa Jadda (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil),” kata Badrusalam.
Dia berpesan agar para juara tidak hanya berorientasi pada hadiah materi. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah meningkatkan kualitas dan prestasi sehingga Kabupaten Lebak dapat diperhitungkan di tingkat Provinsi Banten.
“Pesan saya kepada anak-anakku yang juara, jangan melihat materi, tetapi bagaimana anak-anakku ini menghasilkan kualitas terbaik sehingga Kabupaten Lebak bisa dibaca dan terbaca serta diperhitungkan di Provinsi Banten,” ujarnya.
Badrusalam juga menyampaikan target kontingen Lebak untuk meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Yakin dan optimis para juara OMI Kabupaten Lebak bisa meraih prestasi di tingkat Provinsi Banten. Anak-anak jangan terlalu puas, tetapi terus belajar agar bisa membanggakan orang tua dan guru,” katanya.
29 Peserta dari Madrasah
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak Slamet mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menjadi juara.
“Selamat kepada para juara. Tetap semangat dan raihlah cita-cita. Semangat belajar dan terus belajar, mudah-mudahan meraih hasil yang terbaik di tingkat Provinsi maupun nasional,” kata Slamet.
Dari 33 peserta yang akan melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Banten, sebanyak 29 peserta berasal dari madrasah dan 4 peserta berasal dari sekolah umum.
Slamet mengatakan OMI Tingkat Provinsi Banten akan digelar pada 5-6 Oktober 2026 di MAN 2 Kota Serang. Sementara itu, kompetisi tingkat nasional direncanakan berlangsung di Medan.
Untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi, Slamet meminta kepala madrasah dan guru pembimbing memberikan pembinaan secara intensif hingga 3 Oktober 2026.
“Mohon kepada Kepala Madrasah dan guru pembimbing untuk membina dan membimbing para juara dari sekarang sampai tanggal 3 Oktober 2026,” ujarnya.
Slamet berharap para peserta terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti belajar. Dia juga berharap perjuangan siswa-siswi Lebak berlanjut hingga tingkat nasional.
“Selamat dan sukses kepada para juara. Mudah-mudahan di tingkat provinsi dan nasional bisa meraih juara,” pungkasnya. (Red/Hikmat).




