KOBARNEWS.ID, SERANG – Alun-alun Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, seolah dibiarkan berjalan tanpa arah. Ruang publik yang semestinya menjadi tempat warga bersantai dan beraktivitas justru masih menghadapi persoalan fasilitas, kebersihan, hingga penataan pedagang kaki lima.
Kondisinya pun kembali menuai sorotan warga dan aktivis. Kritik terhadap keberadaan alun-alun tersebut bukan kali pertama disampaikan. Namun, hingga kini belum terlihat langkah konkret berupa perbaikan atau penataan menyeluruh di lokasi.
Pantauan KOBARNEWS.ID, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 14.15 WIB, memperlihatkan kondisi kawasan alun-alun yang masih jauh dari kesan tertata.
Sejumlah fasilitas umum tampak mengalami kerusakan. Aktivitas pedagang kaki lima juga terlihat belum tertata dengan baik. Di sisi lain, persoalan kebersihan masih menjadi bagian dari pemandangan di ruang publik tersebut.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas publik di tingkat kecamatan.
Sebab, alun-alun bukan sekadar ruang kosong di tengah wilayah. Tempat ini semestinya menjadi ruang bersama yang aman, bersih, nyaman, sekaligus dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.
Salah satu warga yang memilih enggan disebutkan namanya, pihaknya mendesak pemerintah daerah tidak berhenti pada wacana penataan. Mereka meminta adanya langkah nyata untuk memperbaiki fasilitas, membenahi kebersihan, serta menata keberadaan pedagang agar fungsi ruang publik dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
“Harapannya sederhana, alun-alun tidak hanya memiliki nama sebagai ruang publik, tetapi benar-benar layak digunakan masyarakat,” tegasnya.
KOBARNEWS.ID telah berupaya meminta penjelasan Pemerintah Kecamatan Petir mengenai kondisi tersebut. Pada Selasa (22/9/2026) siang, tim media mendatangi kantor Kecamatan Petir untuk menemui Camat Petir Shinta Asfilian Harjani, S.T., M.H.
Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil ditemui sehingga belum diperoleh keterangan mengenai rencana maupun langkah pemerintah terkait kondisi Alun-Alun Kecamatan Petir. (Danu/Oyo)



