Kobarnews.id, BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong pemajuan kebudayaan, termasuk kebudayaan religi Islam yang menjadi bagian dari sejarah dan jati diri masyarakat Banten.
Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Rohaendi mengatakan, karakter masyarakat Banten yang lekat dengan tradisi keislaman dan sejarah Kesultanan Banten menjadi bagian penting dalam pengembangan kebudayaan daerah.
“Budaya di Provinsi Banten ini sangat religi. Besarnya pengaruh Islam dan Kesultanan Banten menjadi bagian dari model dan jati diri masyarakat Banten,” kata Rohaendi kepada Kobarnews.id, Rabu (23/9/2026) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Menurutnya, pemajuan kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan ekspresi dan pelestarian warisan budaya. Kebudayaan juga dapat dikembangkan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
“Pemajuan kebudayaan itu tidak hanya semata pada ekspresi budaya dan warisan budaya, tetapi juga ada ekonomi budaya,” ujarnya.
Rohaendi mengatakan, Pemprov Banten telah memfasilitasi berbagai kegiatan kebudayaan di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan sekaligus mendorong kebudayaan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dia juga meminta pemerintah kabupaten/kota serta para pelaku kebudayaan memperkuat sinergi dalam setiap kegiatan kebudayaan.
“Kami berharap kalau ada event atau kegiatan kebudayaan, diinformasikan dan bersinergi dengan kami. Walaupun tidak kami bantu secara anggaran, paling tidak data kegiatan kebudayaan itu masuk ke kami,” jelasnya.
Data tersebut, lanjut Rohaendi, diperlukan untuk memperbarui basis data kebudayaan di Provinsi Banten. Dengan demikian, program pemajuan kebudayaan dapat disusun sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Rohaendi juga mengingatkan kelompok atau organisasi kebudayaan untuk memiliki badan hukum. Sebab, sejumlah program bantuan dan fasilitasi pemerintah, baik dari provinsi maupun pemerintah pusat, mensyaratkan penerima bantuan berbadan hukum.
Sementara itu, anggota DPRD Pandeglang Tb Asep Rafiudin Arief mengatakan dukungan terhadap kebudayaan, termasuk kebudayaan Islam, perlu terus diperkuat.
Menurut Asep, Kabupaten Pandeglang memiliki kekayaan sejarah dan tradisi keislaman yang perlu dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda.
“Ini salah satu bentuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten dan juga mendorong supaya budaya, khususnya budaya Islam, bisa muncul sebagai bentuk pengingat sejarah bagi generasi hari ini,” kata Asep.
Dia mencontohkan pembangunan kawasan Caringin oleh Pemprov Banten yang memiliki nilai sejarah Islam di Banten. Menurutnya, rencana renovasi dan pembangunan di kawasan tersebut menjadi salah satu upaya menjaga serta mengembangkan warisan sejarah dan budaya Islam.
“Insyaallah pembangunan wisata religi terwujud di tahun ini. Itu dukungan program dari Pemprov untuk wilayah Caringin terkait dengan kebudayaan,” ujarnya.
Asep berharap sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif terus ditingkatkan agar pelestarian kebudayaan di Banten, termasuk kebudayaan Islam di Pandeglang, dapat berjalan berkelanjutan. (Red)




