KOBARNEWS.ID, LAMPUNG SELATAN – Sejumlah aki yang menjadi bagian dari peralatan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung Selatan dilaporkan hilang. Aki tersebut diketahui raib saat tim melakukan pengecekan dan perbaikan peralatan di kawasan GAK.
Kepala Pos Pantau GAK Lampung Selatan, Suwarno, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Namun, dia belum mengetahui pasti jumlah aki yang hilang maupun kapan perangkat itu raib.
“Benar, katanya ada aki yang hilang. Tapi saya belum konfirmasi sama yang di lapangan,” kata Suwarno, dikutip dari Kompas.com, Minggu (27/9/2026).
Suwarno mengatakan tim memang tengah berada di kawasan GAK untuk memperbaiki sejumlah peralatan pemantauan yang mengalami gangguan. Salah satunya CCTV yang tidak berfungsi.
Saat melakukan pemeriksaan, tim menemukan aki yang seharusnya menjadi bagian dari perangkat tersebut sudah tidak berada di lokasi.
“Iya, untuk memperbaiki alat di sana. Kan nggak jalan itu. Rencananya mau perbaikan, pas dilihat malah aki-akinya pada hilang,” ujarnya.
Belum diketahui kapan aki-aki tersebut hilang. Suwarno menduga kehilangan baru diketahui setelah kondisi aktivitas GAK mulai mereda sehingga tim dapat kembali melakukan pengecekan.
“Ya mungkin (hilangnya) habis erupsi, enggak tahu siapa yang ke situ. Ya mungkin karena sudah reda ada yang ke sana,” katanya.
Suwarno juga belum bisa memastikan jumlah aki yang hilang. Dia mendapat informasi ada delapan titik peralatan yang bermasalah, tetapi belum diketahui apakah seluruh aki di delapan titik tersebut hilang atau hanya sebagian.
“Katanya sih ada delapan. Entah yang hilangnya atau semuanya yang delapan-delapannya itu atau yang sebagian,” ungkapnya.
Kondisi di lapangan juga membuat proses konfirmasi berjalan lambat. Tim masih berada di sekitar kawasan GAK yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.
“Belum. Saya belum konfirmasi karena diteleponin sama saya mungkin karena ada di laut atau di mana, ini kan susah sinyal di sana,” jelas Suwarno.
Hingga kini belum diketahui siapa yang mengambil aki tersebut ataupun kapan perangkat itu hilang dari lokasi.
Suwarno memastikan informasi mengenai jumlah aki yang hilang akan disampaikan setelah mendapat laporan dari tim yang melakukan pengecekan di lapangan.
“Nanti kalau sudah ada kabar dari tim yang ke sana, saya kasih tahu berapa jumlahnya,” pungkasnya. (Red)




