Kobarnews.id, PANDEGLANG – Program revitalisasi satuan pendidikan mulai membawa perubahan bagi SD Negeri Pasirjaksa, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sekolah tersebut mendapat anggaran Rp 1.152.434.669 untuk meningkatkan fasilitas dan lingkungan pendidikan.
Revitalisasi mencakup perbaikan enam ruang kelas, pembangunan ruang administrasi dan toilet, hingga penataan lingkungan sekolah.
Kepala SD Negeri Pasirjaksa, Tatu Maesaroh, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut membantu merealisasikan pembangunan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam upaya merealisasikan pembangunan, kepada Pemerintah Desa Pasirjaksa, Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang, dan Kepala Dinas Pendidikan,” kata Tatu kepada wartawan, Jum’at (02/10/2026).
Menurutnya, revitalisasi sekolah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik.
“Kami berharap dengan lingkungan sekolah yang lebih representatif, semangat belajar murid meningkat,” ujarnya.
Selain berdampak terhadap fasilitas pendidikan, pembangunan tersebut juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Sebab, tenaga kerja yang dilibatkan dalam proses pembangunan berasal dari warga setempat.
Pihak sekolah menyebut seluruh proses pekerjaan dilaksanakan dengan mengacu pada dokumen perencanaan, petunjuk teknis, serta ketentuan yang berlaku.
Komitmen menjaga kualitas pekerjaan juga disampaikan tim P2SP sekaligus Ketua Komite SD Negeri Pasirjaksa. Seluruh unsur yang terlibat disebut berupaya memastikan hasil revitalisasi sesuai dengan perencanaan dan dapat diselesaikan tepat waktu.
Para pekerja yang terlibat dalam pembangunan juga menyatakan siap menyelesaikan pekerjaan secara maksimal.
Dengan fasilitas yang semakin baik, sekolah berharap tercipta suasana belajar yang lebih nyaman sehingga dapat mendukung aktivitas murid dan guru.
Pihak sekolah juga berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun nantinya dapat dirawat bersama dan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pendidikan. (Red/Riyan)




