Kobarnews.id, LEBAK – Realisasi belanja daerah Kabupaten Lebak hingga 18 September 2026 baru mencapai 57,79 persen. Dari total anggaran belanja daerah sebesar Rp2,823 triliun, baru Rp1,631 triliun yang terealisasi.
Data Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak mencatat, serapan belanja tersebut masih lebih rendah dibandingkan realisasi pendapatan daerah yang sudah mencapai 67,72 persen.
Realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp1,877 triliun dari target Rp2,772 triliun.
Sekretaris BKAD Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso, mengatakan rendahnya serapan belanja tersebut merupakan bagian dari proses pelaksanaan APBD yang masih berjalan hingga akhir tahun anggaran.
“Realisasi belanja daerah baru 57,79 persen. Kami dari pemerintah daerah melalui BKAD senantiasa mendorong transparansi dan akuntabilitas agar setiap belanja dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Agung kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Dari total realisasi belanja sebesar Rp1,631 triliun, porsi terbesar terserap untuk belanja operasi yang mencapai sekitar Rp1,374 triliun.
Kemudian, belanja transfer sekitar Rp168,77 miliar, belanja modal Rp78,97 miliar, serta belanja tidak terduga sekitar Rp10,16 miliar.
Agung menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengejar tingginya persentase serapan anggaran. Menurutnya, efektivitas, efisiensi, serta ketepatan sasaran belanja juga menjadi perhatian.
“Yang menjadi perhatian bukan hanya seberapa besar anggaran yang sudah terealisasi, tetapi juga bagaimana belanja tersebut dilaksanakan secara efektif dan efisien, tepat sasaran, sesuai aturan, dan memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik serta pembangunan di Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Sementara dari sisi pendapatan asli daerah (PAD), realisasinya telah mencapai sekitar Rp328,58 miliar. Sedangkan pendapatan transfer mencapai sekitar Rp1,548 triliun.
Adapun pendapatan lain-lain daerah masih menjadi bagian dari komponen pendapatan Kabupaten Lebak yang terus direalisasikan hingga akhir tahun anggaran. (Red/Hikmat)



