kobarnews.id
Minggu, 27 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Lebak
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Daerah

Gandeng Kemkomdigi dan Relawan TIK, IMF Edukasi Literasi Digital Pelajar di Tangsel

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
18 September 2026
Bagikan
5 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, TANGERANG – Indonesia Median Foundation (IMF) menggelar edukasi literasi digital melalui program KOMPAS (Kritis, Online, Mandiri, Positif, Aman, Santun) di SMP Islam Al-Hikmah, Kota Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan bertema Digital Resilience: Menyiapkan Pelajar Berdaya di Era Transformasi Digital ini menggandeng Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Pandu Literasi Digital Segmen Pendidikan dan Disabilitas Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI.

Program tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan ketahanan digital pelajar dalam menghadapi berbagai risiko di ruang digital, mulai dari hoaks, perundungan siber, penyalahgunaan data pribadi, hingga penggunaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Sebanyak 42 peserta yang terdiri dari perwakilan murid, guru dan tenaga kependidikan SMP Islam Al-Hikmah mengikuti kegiatan tersebut. Sejumlah mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga turut hadir sebagai peserta tamu.

- Advertisement -
Ad image

Direktur Utama Indonesia Median Foundation, Yulia Pratami, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam meningkatkan literasi digital.

Baca Juga:

Festival Murak Kadu 2026 Bukan Sekadar Pesta Durian, Kadu Bisa Jadi Mesin Ekonomi Lebak
HUT ke-25, Demokrat Pandeglang Gelar Donor Darah Target 25 Kantong
Fiskal Pemkot Cilegon Tertekan, Camat Disebut Sampai Nombok Operasional
Cium Bau Menyengat, Petani di Serang Temukan Mayat Membusuk di Kebun

Sementara itu, Kepala SMP Islam Al-Hikmah, Santi Kurniawati, menyampaikan apresiasinya karena sekolahnya menjadi lokasi pelaksanaan program KOMPAS.

“Saya bersyukur dan berterima kasih, di mana sekolah kami dijadikan tempat ketiga kegiatan KOMPAS dari IMF ini. Besar harapan kami bahwa melalui kegiatan ini meningkatkan kesadaran kami bersama untuk meningkatkan literasi digital sebagai upaya pencegahan fenomena penyalahgunaan digital saat ini,” kata Santi.

Menurutnya, pemahaman mengenai literasi digital penting agar para siswa memiliki ketahanan dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Adu Strategi dengan GM Maurice Ashley, Catur Banten Dibidik Go Internasional
Jalan Desa Karangsetra Dipelihara Pakai Banprov Banten, Berharap Program Bang Andra
Truk Tambang Rem Blong Tabrak Perlintasan Kereta di Lebak, Perjalanan KRL Terganggu
Polda Banten Bongkar ‘Kencingan’ Solar Subsidi, 2 Tersangka Diciduk

Dalam kegiatan itu, tiga narasumber memberikan materi kepada peserta. Mereka yakni M. Akhsanul Akhlaq dari Pandu Literasi Digital Kemkomdigi Segmen Pendidikan dan Disabilitas, Ketua Relawan TIK Provinsi Banten Ahmad Taufiq Jamaludin, serta Gilang Tresna Putra Anugrah dari IMF.

- Advertisement -
Ad image

Akhsan membawakan materi bertajuk “Memahami dan Menghentikan Cyberbullying di Era Digital”. Dia menjelaskan penanganan perundungan siber membutuhkan peran bersama dari keluarga, sekolah, pemerintah, dan platform digital.

“Selanjutnya, pembelaan terhadap korban perundungan siber adalah dengan tidak diam, ikut laporkan, mendengar dan mendukung segala keresahan korban secara privat, menemani korban dalam melapor, membangun spontanitas untuk dapat mengamankan berbagai bentuk barang bukti,” ujar Akhsan.

Dia juga mendorong peningkatan kesadaran anak agar mampu menghadapi perundungan siber serta berani melaporkan kejadian yang dialaminya.

- Advertisement -
Ad image

Sesi berikutnya diisi Taufiq yang membahas empat pilar literasi digital, yakni Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital. Keempatnya dirangkum dengan istilah “CABE” agar mudah diingat.

“Kami berharap ini menjadi bekal yang terus diingat. Empat pilar literasi digital terdiri dari Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital yang kemudian disingkat ‘CABE’ agar mudah diingat,” kata Taufiq.

Baca Juga:

Polsek Panggarangan Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Situregen
Kemenag Lebak FC Jalin Silaturahmi Lewat Laga Persahabatan di Cimandiri
Proyek Flyover Unyur Diduga Alami Pergeseran Konstruksi, Pekerja Disebut Luka Ringan
Wagub Banten Puji QRIS: Cepat, Transparan, Lintas Negara

Dia mengibaratkan empat pilar tersebut seperti sebuah pohon. Budaya Digital menjadi akar, Etika Digital sebagai batang, Keamanan Digital sebagai pagar pelindung, sedangkan Kecakapan Digital menjadi buah yang memberikan manfaat bagi penggunanya.

Adapun Gilang membawakan materi “Bijak Bermedia Digital dan Penggunaan AI”. Dia mengingatkan peserta untuk berpikir sebelum membuat konten maupun komentar serta melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi.

“Bijak bermedia digital salah satunya adalah mampu berpikir sebelum membuat konten atau pos suatu komentar, juga saring sebelum sharing konten atau informasi sehingga meminimalisir potensi penyebaran hoaks,” ujar Gilang.

Dia juga mengingatkan penggunaan AI perlu disertai kesadaran etika dan tidak mengabaikan hak kekayaan intelektual. Menurutnya, AI juga dapat menghasilkan informasi yang keliru karena data yang menjadi sumbernya berasal dari berbagai konten dan informasi di internet.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang melibatkan murid dan guru. Mereka membahas mitigasi serta manajemen krisis jika terjadi penyalahgunaan teknologi digital, khususnya perundungan siber yang berdampak terhadap kesehatan mental.

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan menyusun rencana aksi di sekolah untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mencegah penyalahgunaan teknologi.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Eka Andrias, turut menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Ini sangat bagus, mudah-mudahan kegiatan edukasi literasi digital seperti ini bisa diselenggarakan di seluruh SMP di Kota Tangerang Selatan, sehingga menjadi fondasi dalam menyukseskan program penetrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Satuan Pendidikan Kota Tangerang Selatan,” kata Eka. (Red/Rez)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Peringati Maulid Nabi, Bupati Pandeglang Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah
Selanjutnya Wagub Banten Dorong ICMI Pandeglang Bersinergi dengan Program Pemkab
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Penghuni Mengaku Bayar

Pohon Tumbang Timpa Pedagang di Lebak, Polisi Bergerak Evakuasi

Kapolres Lebak Cek Kesiapan dan Kesehatan Personel Polsek Panggarangan

85 Kasus Baru HIV di Lebak, Remaja Masjid Didorong Jadi Pelopor Pencegahan

Petani Pandeglang Menjerit, Sawah Puso dan Diserang Hama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Sitandu Laboratorium Pertanian

Daerah News

HUT Banten ke-26 Tanpa Hura-hura, Pemprov Fokus Acara yang Berdampak

Daerah Kobar Mania

Alun-Alun Rangkasbitung Semarak, Festival Murak Kadu 2026 Resmi Digelar

Daerah News

Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Pakai QRIS, Pemprov Banten Gandeng BI

Daerah News

Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com