Kobarnews.id, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni berziarah ke kompleks pemakaman Kesultanan Banten di Masjid Agung Banten, Kasemen, Kota Serang. Ziarah dilakukan menjelang peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.
Andra Soni tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu (3/10/2026). Dia datang bersama Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Sekda Banten Deden Apriandhi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Andra Soni dan rombongan kemudian mengikuti zikir dan tahlil bersama peziarah yang berada di kompleks makam. Doa dipanjatkan untuk para Sultan Banten, leluhur, serta tokoh pendahulu yang telah berjuang untuk masyarakat Banten.
“Alhamdulillah, hari ini kami hadir bersama Ketua DPRD, Sekda Provinsi Banten, Bupati Serang, para kepala OPD, serta rekan-rekan dari instansi vertikal untuk melaksanakan ziarah kepada para Sultan Banten,” kata Andra Soni.

Menurut Andra, ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten. Dia mengatakan perjuangan para pendahulu harus menjadi penyemangat dalam membangun Banten.
“Perjuangan para pendahulu harus menjadi pemacu semangat untuk mewujudkan Provinsi Banten yang maju, adil merata, dan bebas dari korupsi,” ujarnya.
Andra juga menyebut sejumlah pencapaian telah diraih selama dua tahun masa kepemimpinannya. Namun, dia mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan.
“Dalam dua tahun masa kepemimpinan ini, sejumlah pencapaian telah berhasil diraih, meskipun masih ada beberapa aspek yang harus terus ditingkatkan,” tuturnya.
Dia meminta dukungan masyarakat agar berbagai program pembangunan pemerintah dapat berjalan optimal.
“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat Banten untuk merealisasikan rencana-rencana pembangunan, sehingga dampaknya dapat langsung dirasakan bagi kesejahteraan rakyat,” kata Andra.
Dalam kegiatan tersebut, Andra Soni juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Bantuan yang diberikan berupa 250 paket sembako.
Selain itu, bantuan uang tunai masing-masing Rp 500 ribu diberikan kepada 50 guru mengaji dan 50 marbot masjid. (Red)




