Kobarnews.id, SERANG – Kabupaten Serang akan memasuki usia 500 tahun pada 8 Oktober 2026. Menjelang momentum lima abad tersebut, Pemkab Serang menggelar sejumlah program pelayanan publik gratis hingga festival kebudayaan.
Program yang menyentuh langsung masyarakat antara lain layanan pembuatan 500 Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis bagi pelaku UMKM. Layanan tersebut digelar secara jemput bola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di 29 kecamatan.
Roadshow pelayanan NIB gratis berlangsung mulai Senin (21/9/2026) hingga 2 Oktober 2026. Pemkab Serang menargetkan program tersebut mampu melampaui target awal hingga mencapai 1.500 NIB.
Selain layanan NIB, rangkaian kegiatan juga diisi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas, pembagian sembako murah, serta sejumlah kegiatan wisata dan hiburan. Di antaranya Festival Ciomas Ngabring, Festival Anyer Panarukan, dan Anyer Run 5K.
Program NIB gratis mendapat respons positif dari pelaku UMKM. Salah satunya Siti (54), warga Waringinkurung yang menjalankan usaha warung rumahan.
Meski layanan jemput bola belum tiba di wilayahnya, Siti berharap program tersebut dapat membantu pelaku usaha kecil mendapatkan legalitas usaha.
“Sebagai rakyat kecil, walaupun roadshow-nya belum sampai di Kecamatan Waringinkurung, saya sangat mengapresiasi program pembuatan NIB gratis ini. Saya berharap prosesnya nanti cepat dan sama sekali tidak dipungut biaya,” kata Siti kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).
Dia berharap kepemilikan NIB dapat memudahkan pelaku UMKM mengakses berbagai program bantuan, termasuk permodalan.
“Ini kado ulang tahun yang nyata buat kami para pedagang kecil karena dengan NIB ini kami berharap jadi lebih mudah mengakses bantuan modal. Semoga program pelayanan langsung seperti ini terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sorotan Infrastruktur
Di tengah berbagai program pelayanan gratis tersebut, Pemkab Serang juga mendapat sorotan terkait pemerataan pembangunan infrastruktur.
Warga Kecamatan Petir, Ahmad Junaedi (42), menilai masih ada fasilitas publik di wilayah Serang bagian selatan dan barat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kabupaten ini mau ulang tahun yang ke-500, usia yang sangat matang. Tapi kalau kita lihat ke lapangan, pembenahan fasilitas publik seperti Alun-Alun Petir dan pasar tradisional masih lamban,” kata Junaedi.
Dia berharap momentum 500 tahun Kabupaten Serang menjadi kesempatan untuk memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
“Pemkab jangan hanya fokus mempercantik area pusat pemerintahan atau kawasan industri saja,” ujarnya.
Kejari Soroti Kepastian Hukum
Momentum 500 tahun Kabupaten Serang juga menjadi perhatian aparat penegak hukum. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serang Dado Achmad Ekroni mendorong agar peringatan lima abad tidak hanya menjadi agenda seremonial.
Dalam rapat Forkopimda di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9/2026), Dado menekankan pentingnya penguatan kepastian hukum, terutama dalam penegakan aturan mengenai tata ruang, lingkungan hidup, dan perizinan.
Dia juga menyoroti pentingnya pemberantasan premanisme dan pungutan liar (pungli), khususnya untuk menjaga keamanan dan kepastian berusaha di kawasan industri seperti Cikande.
Rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang akan mencapai puncaknya pada 8 Oktober 2026. Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Istighasah Kubra, Pameran Produk Unggulan UMKM, dan Panggung Hiburan Rakyat.
Hingga kini, Pemkab Serang belum mengumumkan secara resmi lokasi pelaksanaan puncak peringatan tersebut. (Red/Oyo)




