kobarnews.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsTeknoViral

Petani Pandeglang Menjerit, Sawah Puso dan Diserang Hama

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
26 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Salah satu pesawahan di Pandeglang yang gagal panen.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG, – Nasib petani di Kelurahan Pagadungan, Kabupaten Pandeglang, Banten, makin berat. Sawah mereka mengalami puso akibat kemarau panjang yang membuat lahan kekurangan air. Tanaman juga dihantam serangan hama ganjur hingga tak menghasilkan panen.

Bukan cuma kehilangan hasil panen, petani juga dibuat pusing dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Biaya produksi pun membengkak, sementara hasil yang diharapkan justru amblas.

Maman, petani penggarap dari Kelompok Tani Bukit Aren, mengaku kerugian tahun ini menjadi yang terparah selama 15 tahun terakhir bertani. Tanaman yang sudah dirawat selama tiga bulan tidak menghasilkan apa-apa.

“Tiga bulan saya tanam, tidak ada hasil sedikit pun. Kemarau tidak ada air, ditambah penyakit ganjur. Habis semua,” kata Maman kepada  wartawan, Sabtu (26/9/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Maman, persoalan petani di Pagadungan bukan sekadar kemarau. Masalah air irigasi dan pupuk bersubsidi juga menjadi persoalan yang belum kunjung tuntas.

Baca Juga:

Wagub Banten Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia
Kapolda Banten Silaturahmi ke Abuya Muhtadi dan Abuya Murtadlo, Perkuat Sinergi Ulama-Polri
Disnakertrans Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Barista untuk Desa Wisata
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Rusak 7 Ruko, Sejumlah Warga Terluka

“Masalah terbesar ada dua, air sama pupuk,” ujarnya.

Dia mengatakan, jaringan irigasi yang bersumber dari mata air utama belum diperbaiki secara merata. Akibatnya, sebagian lahan tidak mendapatkan pasokan air yang cukup ketika musim kemarau datang.

Persoalan pupuk ikut memperparah kondisi petani. Meski sudah bergabung dalam kelompok tani, mereka masih kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Baca Juga:

Pansus V DPRD Pandeglang Dorong Pengelolaan Aset Daerah Lebih Optimal
Festival Pop Singer Banten 2026 Dibuka untuk Umum, Catat Jadwalnya!
Viral! Mahar Pernikahan Wanita Asal Pandeglang, Disebut Dapat Rp 1,5 Miliar hingga Kebun Sawit
Ketua Fraksi Gerindra Soroti Kinerja OPD Kabupaten Serang: Jangan Cuma Seremonial!

Alhasil, modal yang dikeluarkan petani terus bertambah. Mereka sudah mengeluarkan biaya untuk mengolah lahan dan menanam, tetapi hasilnya hilang akibat sawah kekurangan air dan tanaman terserang hama.

- Advertisement -
Ad image

Sejumlah bantuan pemerintah memang telah diberikan, antara lain benih dan alat mesin pertanian. Namun, bagi petani, bantuan tersebut belum menyelesaikan persoalan utama.

Benih tidak banyak berarti jika sawah tetap tidak mendapatkan air yang cukup.

Petani meminta pemerintah tidak hanya turun tangan setelah sawah mengalami puso. Perbaikan jaringan irigasi dinilai mendesak agar lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air, terutama saat kemarau.

- Advertisement -
Ad image

Ketersediaan pupuk bersubsidi juga diminta dibenahi. Petani berharap pupuk dapat tersedia dan mudah diperoleh saat memasuki musim tanam.

Jika persoalan air dan pupuk tidak segera dibenahi, petani khawatir kejadian serupa kembali terulang pada musim tanam berikutnya.

Baca Juga:

Bupati Lebak Hadiri Kick-off Pembangunan 104 Huntap Korban Bencana
Warga Malingping Adukan Jalan Rusak ke Fraksi PKS DPRD Banten, Minta Masuk Program Bang Andra 2027
Puskesmas Petir Gandeng Paraji, Persalinan Wajib di Fasilitas Kesehatan
Santri Ponpes Al-Mu’awanah Sambut Haru Kedatangan Polisi, Doakan Keselamatan Personel

Bagi petani, gagal panen bukan hanya soal hilangnya hasil produksi. Modal yang sudah dikeluarkan ikut terkuras, sementara mereka harus kembali mencari biaya untuk menanam pada musim berikutnya. (Red/Fid)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Sitandu Laboratorium Pertanian
Selanjutnya 85 Kasus Baru HIV di Lebak, Remaja Masjid Didorong Jadi Pelopor Pencegahan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Gebrakan Awal Kadisparpora Kota Serang, Ahmad Nuri Gagas Gerakan Pemuda Jaga Kamtibmas

Disbudpar Lebak Perkuat Pelestarian dan Penetapan Status Cagar Budaya

Bupati Lebak Teken MoU Pengembangan Ekonomi Padi Terintegrasi 2026

DPRD Pandeglang Siap Kawal Peningkatan Layanan RSUD Berkah, Soroti Freezer Jenazah Rusak

Muhadi: Pendidikan Agama Anak Dimulai dari Lingkungan Keluarga

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Bedolan Pamarayan Digelar 17 Oktober, Warga Diimbau Utamakan Keselamatan

Daerah Hukum

Kapolda Banten Sambangi DPRD, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Daerah Infrastruktur

Jalan Menuju Dalung di Kota Serang Rusak dan Berlubang, Warga Keluhkan Bahaya Kecelakaan

Barjas Daerah

Dindikpora Pandeglang Siapkan Popda 2028, Pelatihan Pemuda Digelar untuk 5 OKP

Daerah Inspirasi

Bukan Cuma Seremonial Ulang Tahun, Forum Wartawan Banten Pilih Ketuk Pintu Langit Lewat Santunan Yatim

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com