kobarnews.id
Jumat, 25 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahNewsPemerintahanTeknoViral

Biro Umum Setda Banten Hadirkan IKSPP, Sistem untuk Ukur Kesiapan Sarpras Pelayanan Pimpinan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
21 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Salah satu program yang diluncurkan Biro Umum Setda Provinsi Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten menghadirkan inovasi Sistem Informasi Indeks Kesiapan Sarana Prasarana Pelayanan Pimpinan (IKSPP). Sistem ini dirancang untuk mengukur dan memantau kesiapan sarana dan prasarana pendukung pelayanan pimpinan secara terukur dan berbasis data.

Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten Dr. Ali Hanafiah, SE, MM mengatakan IKSPP dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan sarana dan prasarana yang lebih terencana, terpadu, dan responsif.

Hal itu disampaikan Ali kepada wartawan, Senin (21/9/2026), usai acara terkait implementasi IKSPP.

“IKSPP menjadi instrumen untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dapat dipantau secara terukur. Dengan data yang terintegrasi, kondisi sarana prasarana dapat diketahui dan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemeliharaan maupun tindak lanjut,” ujar Ali.

- Advertisement -
Ad image
Kepala Biro Umum Setda Provinsi Banten Dr.Ali Hanafiah, SE, MM, MH.

IKSPP mengintegrasikan sejumlah proses, mulai dari pendataan, pemeriksaan, pengukuran, verifikasi, pemantauan hingga tindak lanjut dalam satu sistem informasi.

Baca Juga:

K3S hingga Dindikbud Kota Serang Bantah Isu Pungutan ‘Partisipan Dinas’
DKP Banten dan BPJS Siapkan Santunan Rp70 Juta untuk ABK Arupadhatu I
Lima Tahun di Huntara Cigobang, Warga Masih Beratap Terpal dan Jalan Belum Diaspal
RTLH Lebak Belum Tuntas, CSR Masih Minim Data

Melalui sistem tersebut, kondisi dan tingkat kesiapan sarana prasarana dapat diketahui secara lebih objektif. Data yang dihasilkan juga dapat digunakan sebagai bahan perencanaan, monitoring, penentuan prioritas pemeliharaan, hingga pengambilan keputusan.

Enam Indikator Kesiapan

Dalam pengukurannya, IKSPP menggunakan enam indikator utama. Indikator tersebut meliputi kondisi fisik sarana prasarana dengan bobot 25 persen, kesiapan operasional 20 persen, kepatuhan pemeliharaan 15 persen, kecepatan tindak lanjut 15 persen, tingkat utilisasi aset 15 persen, serta kelengkapan dan validitas data 10 persen.

Baca Juga:

33 Siswa Lebak Lolos OMI Banten, Kemenag Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
HUT Banten ke-26 Bakal Meriah, Festival Kebudayaan Digelar 3 Hari
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci

Hasil pengukuran kemudian divisualisasikan melalui Dashboard IKSPP. Dengan demikian, informasi mengenai tingkat kesiapan sarana prasarana dapat dipantau secara lebih cepat dan mudah.

- Advertisement -
Ad image

Indeks kesiapan tersebut kemudian diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yakni 90-100 masuk kategori sangat siap, 70-89 cukup siap, sedangkan indeks di bawah 70 dikategorikan tidak siap.

Dari Data Menjadi Dasar Pengambilan Keputusan

Ali mengatakan IKSPP tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendataan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola sarana dan prasarana.

- Advertisement -
Ad image

Melalui konsep Single Source of Truth, data sarana prasarana dapat dikelola secara lebih terintegrasi. Hasil pengukuran indeks juga memberikan gambaran mengenai kondisi dan kesiapan fasilitas yang mendukung pelayanan pimpinan.

“Data yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti sebagai informasi, tetapi dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas pemeliharaan, menyelesaikan permasalahan, melakukan monitoring, serta mendukung pengambilan keputusan,” katanya.

Baca Juga:

Hari Tani Nasional, Ketua Komisi II DPRD Banten Dorong Pemerintah Perkuat Pemberdayaan Petani
KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit
Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
Pemprov Banten Pertajam Kinerja Birokrasi, Target Nilai SAKIP 2026 Capai 70,10

Implementasi IKSPP juga menjadi bagian dari upaya Biro Umum Setda Provinsi Banten mengubah pola pengelolaan sarana prasarana dari yang sebelumnya bersifat manual dan reaktif menuju tata kelola yang lebih terintegrasi, terukur, responsif, dan berbasis data.

Ke depan, inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan Smart Asset Management. Pengembangannya mencakup penguatan monitoring, integrasi data, predictive maintenance, Business Intelligence, serta perluasan implementasi secara bertahap.

IKSPP membawa semangat “Siap Sarprasnya, Lancar Pelayanannya” sebagai bagian dari transformasi tata kelola sarana prasarana di lingkungan Biro Umum Setda Provinsi Banten agar semakin profesional, responsif, akuntabel, inovatif, dan berkelanjutan. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Cegah OTT Pejabat, Dimyati Minta BPKP Kawal Pemprov Banten
Selanjutnya Gunung Anak Krakatau Masih Tremor, Status Siaga dan Radius 3 Km Tetap Berlaku
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum

Kebakaran Lahan 1 Hektare di Bayah Lebak Dipadamkan, Babinsa Turun Tangan

Naker Fest 2026 Dibuka, Bupati Serang Sebut Pengangguran Masih 8,73 Persen

25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan

Refleksi 500 Tahun Kabupaten Serang Ricuh, PMII Soroti ODOL hingga Pengangguran

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Kesehatan

Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan

Daerah Hukum

Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah

Daerah Ekbis

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah

CT Scan RSUD Adjidarmo Lebak Segera Uji Coba, Cek Kesiapan Alat

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com