Kobarnews.id, LEBAK – Peringatan Hari Tani Nasional (HTN) 2026 di Kabupaten Lebak menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun pertanian. Petani didorong menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya membuka peringatan HTN 2026 yang digelar di Alun-Alun Rangkasbitung, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjemput Kedaulatan Pangan di Bumi Multatuli: Strategi, Inovasi, dan Tantangan Pertanian Berkelanjutan.”
Hasbi mengatakan tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak.
“Kedaulatan pangan memiliki posisi penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah,” kata Hasbi dalam sambutannya.
Dia menegaskan keberpihakan kepada petani harus diwujudkan melalui dukungan konkret. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan dan distribusi pupuk, benih unggul, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) secara tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah.
“Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus hadir dan memberikan dukungan nyata bagi para petani. Kita ingin sektor pertanian semakin maju, produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hasbi juga menekankan pentingnya penerapan konsep pentahelix dalam pembangunan pertanian. Menurutnya, lima unsur, yakni pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media, perlu bergerak bersama.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pembangunan pertanian tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Keterlibatan berbagai pihak dibutuhkan untuk mendorong produktivitas, inovasi, akses pasar, peningkatan pengetahuan, hingga kesejahteraan petani.
“Mari kita terus berikhtiar memajukan pertanian dan menyejahterakan petani di Bumi Multatuli yang kita cintai. Selamat Hari Tani Nasional,” katanya.
Tani Merdeka Dorong Pembinaan Kelompok Petani
Ketua Umum DPD Tani Merdeka Indonesia, Ellen Herdiansyah, berharap Pemkab Lebak terus memberikan ruang bagi petani dan organisasi yang bergerak bersama petani.
Menurutnya, ruang tersebut dapat diwujudkan melalui pembinaan kelompok tani. Dengan begitu, organisasi dan kelompok petani memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Sementara itu, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyebut capaian swasembada beras harus menjadi momentum untuk memperkuat perjuangan dan kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Peringatan HTN 2026 di Lebak menjadi pengingat bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya diukur dari produksi pangan. Dukungan, perlindungan, dan manfaat ekonomi yang diterima petani sebagai pelaku utama juga menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor pertanian.
Dengan semangat kedaulatan pangan, pemerintah, petani, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media diharapkan dapat membangun ekosistem pertanian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan untuk menghadapi tantangan pangan di masa mendatang. (Red/Dian)




