kobarnews.id
Jumat, 25 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisInfrastrukturNewsPemerintahanViral

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
24 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang Resmiyati Marningsih.
Bagikan

Kobarnews.id, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat pembinaan industri padat karya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri daerah. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koordinasi antara pemerintah, pengelola kawasan industri, dan pelaku usaha.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan IKM Padat Karya dalam Meningkatkan Produktivitas dan Daya Saing Industri Daerah di Hotel Grantage BSD, 23-24 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti pemerintah daerah, 11 kawasan industri berizin, serta pelaku usaha. Sejumlah persoalan dibahas, mulai dari perizinan, pelaporan industri, pembinaan tenant, hingga kendala yang dihadapi perusahaan di lapangan.

Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang Resmiyati Marningsih mengatakan industri padat karya memiliki peran penting terhadap perekonomian daerah. Selain membuka kesempatan kerja, sektor tersebut juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat rantai industri.

- Advertisement -
Ad image

“Keberadaan industri padat karya memiliki arti yang sangat penting, terutama dalam memberikan kesempatan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat rantai industri di daerah,” ujar Resmiyati, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga:

Lima Tahun di Huntara Cigobang, Warga Masih Beratap Terpal dan Jalan Belum Diaspal
RTLH Lebak Belum Tuntas, CSR Masih Minim Data
33 Siswa Lebak Lolos OMI Banten, Kemenag Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Dia mengatakan pertumbuhan industri perlu diikuti dengan peningkatan produktivitas, kepatuhan terhadap perizinan, tertib administrasi, serta pemenuhan kewajiban pelaporan sektor perindustrian.

Menurut Resmiyati, forum tersebut menjadi wadah koordinasi untuk membahas berbagai persoalan secara langsung dan mencari solusi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Apabila masih terdapat kendala dalam pelaksanaan perizinan, pelaporan, maupun penyelenggaraan kegiatan industri di kawasan, mari kita komunikasikan bersama dan mencari solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Baca Juga:

HUT Banten ke-26 Bakal Meriah, Festival Kebudayaan Digelar 3 Hari
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci
Hari Tani Nasional, Ketua Komisi II DPRD Banten Dorong Pemerintah Perkuat Pemberdayaan Petani
KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit

Resmiyati juga mendorong pengelola kawasan industri aktif melakukan pembinaan dan koordinasi dengan perusahaan yang berada di kawasan masing-masing. Para pelaku usaha juga diminta memanfaatkan forum untuk menyampaikan kendala dan kebutuhan informasi.

- Advertisement -
Ad image

11 Kawasan Industri Ikut Pembinaan

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Industri Disperindag Kabupaten Tangerang Samsul Romli mengatakan 11 kawasan industri berizin dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Setiap kawasan diminta memaparkan kondisi masing-masing, termasuk aspek perizinan, utilitas, serta kewajiban melakukan pembinaan terhadap tenant.

“Konsep acaranya kita expose masing-masing kawasan industri, mulai dari aspek perizinan, kemudian juga utilitas, kemudian juga expose terkait masalah dan kewajiban sebagai kawasan industri untuk membina tenant-tenantnya,” jelas Samsul.

- Advertisement -
Ad image

Melalui forum tersebut, Pemkab Tangerang juga ingin mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi kawasan industri.

Samsul mengatakan masih terdapat kawasan yang belum memenuhi kewajiban pelaporan melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS). Pemkab Tangerang mendorong kewajiban tersebut segera dipenuhi.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
Pemprov Banten Pertajam Kinerja Birokrasi, Target Nilai SAKIP 2026 Capai 70,10
Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum
Kebakaran Lahan 1 Hektare di Bayah Lebak Dipadamkan, Babinsa Turun Tangan

“Kita harapkan mereka dengan acara pada hari ini memacu untuk memenuhi kewajiban untuk pelaporan di SIINAS,” ujarnya.

Selain persoalan pelaporan, pemerintah daerah juga menggali keluhan dan kebutuhan tenant. Masukan dari pelaku usaha tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang mendorong produktivitas industri.

Samsul menyebut sekitar 3.141 industri tersebar di 11 kawasan industri di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, besarnya aktivitas industri tersebut membuat pembinaan perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah Pusat Dorong Forum Berkelanjutan

Kepala Subdirektorat Sektor Industri Berbasis Agro, Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI Cakra Indra Andyanto turut mendorong penjaringan masukan dari pelaku usaha dilakukan secara berkala.

Menurut Cakra, forum yang mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha secara langsung dapat membantu pemerintah mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.

“Forum-forum seperti ini jadi mendatangkan langsung dari pelaku usaha, dapat diketahui titik langsung permasalahannya ada di mana,” kata Cakra.

Dia mengatakan masukan dari pelaku usaha dapat menjadi bahan bagi pemerintah untuk memahami persoalan secara lebih detail sebelum melakukan pengembangan sistem maupun kebijakan.

Cakra mendorong forum serupa dilakukan secara berkala. Pertemuan, kata dia, tidak harus selalu digelar secara tatap muka, tetapi dapat dilakukan secara daring.

“Kalau memang menjadi kendala bagi para pelaku usaha maupun dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menyiapkan alokasi pertemuan langsung, bisa dilakukan secara online,” ujarnya. (Red/Reza)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital
Selanjutnya Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Naker Fest 2026 Dibuka, Bupati Serang Sebut Pengangguran Masih 8,73 Persen

25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan

Refleksi 500 Tahun Kabupaten Serang Ricuh, PMII Soroti ODOL hingga Pengangguran

Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan

Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah

CT Scan RSUD Adjidarmo Lebak Segera Uji Coba, Cek Kesiapan Alat

Budaya Daerah

Ratusan Perempuan Kasepuhan Ciusul Jalani Tradisi Neres Usai Panen Raya

Daerah Pemerintahan

Kepala Sekolah di Serang Keluhkan Dugaan Pungutan ‘Partisipasi Dinas’ Usai Pelantikan

Daerah

OMI 2026, Bukti Talenta Madrasah Lebak Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com