kobarnews.id
Jumat, 25 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Refleksi 500 Tahun Kabupaten Serang Ricuh, PMII Soroti ODOL hingga Pengangguran

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
24 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Aksi demo refleksi di Pemkab Serang nyaris ricuh
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Aksi refleksi Hari Jadi Kabupaten Serang ke-500 yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kantor DPRD Kabupaten Serang, Kamis (24/9/2026), sempat diwarnai kericuhan.

Aksi yang awalnya berlangsung damai mendadak memanas setelah massa membakar ban dan ranting pohon di lokasi demonstrasi.

Seorang anggota polisi kemudian berupaya memadamkan api karena khawatir kobaran api membesar. Tindakan tersebut ternyata memancing protes massa aksi.

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi pun sempat terjadi. Beruntung, kericuhan tak berlangsung lama. Sejumlah perwira polisi turun tangan menenangkan massa dan mempersilakan para aktivis kembali menyampaikan orasi.

- Advertisement -
Ad image

Dalam aksi tersebut, PMII Kabupaten Serang membawa sekitar 12 tuntutan. Berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat menjadi sorotan, mulai dari transportasi, pertambangan, air bersih, pendidikan hingga ketenagakerjaan.

Baca Juga:

DKP Banten Siapkan Santunan Rp75 Juta untuk ABK Arupadhatu I Surakman
Lima Tahun di Huntara Cigobang, Warga Masih Beratap Terpal dan Jalan Belum Diaspal
RTLH Lebak Belum Tuntas, CSR Masih Minim Data
33 Siswa Lebak Lolos OMI Banten, Kemenag Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi

Ketua Umum PMII Kabupaten Serang, Revaldi, mengatakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah mobilitas kendaraan over dimension over loading (ODOL).

Menurutnya, implementasi aturan mengenai kendaraan ODOL di lapangan belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Padahal, Pemerintah Provinsi Banten sudah memiliki aturan mengenai jam operasional kendaraan berat. Kami menilai pemerintah perlu memastikan aturan tersebut benar-benar berjalan di lapangan, bukan sekadar menjadi regulasi,” kata Revaldi.

Baca Juga:

Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
HUT Banten ke-26 Bakal Meriah, Festival Kebudayaan Digelar 3 Hari
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci
Hari Tani Nasional, Ketua Komisi II DPRD Banten Dorong Pemerintah Perkuat Pemberdayaan Petani

Sorotan juga diarahkan pada aktivitas pertambangan yang tersebar di Kabupaten Serang. PMII meminta pengawasan terhadap aktivitas tambang diperkuat agar tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat maupun lingkungan.

- Advertisement -
Ad image

Masalah air bersih juga tak luput dari kritik. Revaldi menyebut ketersediaan air bersih masih menjadi persoalan di 20 kecamatan di Kabupaten Serang.

“Belum lagi persoalan air bersih turut menjadi perhatian. Ketersediaan air bersih masih menjadi masalah di 20 kecamatan di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, PMII menyoroti angka putus sekolah yang disebut masih berada di kisaran 7 persen. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah pemerintah untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Serang memperoleh akses pendidikan.

- Advertisement -
Ad image

Sementara di sektor ketenagakerjaan, tingginya angka pengangguran juga menjadi perhatian. PMII mendorong adanya kebijakan konkret yang dapat memperluas akses kerja bagi masyarakat Kabupaten Serang.

Revaldi menegaskan, momentum 500 tahun Kabupaten Serang tidak semestinya hanya menjadi ajang perayaan sejarah.

Baca Juga:

KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit
Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
Pemprov Banten Pertajam Kinerja Birokrasi, Target Nilai SAKIP 2026 Capai 70,10
Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum

“Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi persoalan yang masih dirasakan masyarakat,” tandasnya. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan
Selanjutnya 25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Kebakaran Lahan 1 Hektare di Bayah Lebak Dipadamkan, Babinsa Turun Tangan

Naker Fest 2026 Dibuka, Bupati Serang Sebut Pengangguran Masih 8,73 Persen

25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan

Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan

Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah

CT Scan RSUD Adjidarmo Lebak Segera Uji Coba, Cek Kesiapan Alat

Budaya Daerah

Ratusan Perempuan Kasepuhan Ciusul Jalani Tradisi Neres Usai Panen Raya

Daerah Pemerintahan

Kepala Sekolah di Serang Keluhkan Dugaan Pungutan ‘Partisipasi Dinas’ Usai Pelantikan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com