Kobarnews.id, SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melepas Kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Provinsi Banten 2026. Ia meminta para santri memanfaatkan ajang tersebut untuk membangun jejaring persahabatan dan kolaborasi antardaerah.
Pelepasan kontingen berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (24/9/2026). Kontingen Banten selanjutnya akan mengikuti PPSN VI di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati berpesan agar para santri tidak hanya mengejar prestasi selama mengikuti PPSN. Menurutnya, ajang nasional tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas jaringan dengan santri dari berbagai daerah di Indonesia.
“Santri itu memiliki jaringan yang kuat karena membangun kebersamaan dan saling mendukung. Maka tingkatkan lagi networking sehingga menjadi networking nusantara,” kata Dimyati.
Dia mengatakan jejaring yang dibangun melalui PPSN dapat menjadi modal bagi para santri ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat. Dimyati juga meminta kontingen Banten menjaga nama baik daerah dengan menjunjung kesopanan dan mengutamakan kerja sama tim.
Dimyati menilai nilai-nilai kepramukaan sejatinya sudah melekat dalam kehidupan para santri di pesantren. Kemandirian, keterampilan, kepemimpinan, kebersamaan, dan kerja sama disebut telah menjadi bagian dari keseharian mereka.
“Santri itu sebenarnya sudah Pramuka. Di pondok pesantren, mereka sudah terbiasa dengan kemandirian, keterampilan, kepemimpinan, kebersamaan, dan kerja sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dimyati menyebut santri sebagai bagian dari generasi yang akan mengisi berbagai peran di masa depan. Mereka diharapkan dapat berkontribusi sebagai tokoh masyarakat, pendidik, ustaz, maupun di berbagai bidang lainnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Amrullah mengatakan PPSN menjadi sarana bagi santri untuk mengembangkan kesiapsiagaan, kepemimpinan, dan kedisiplinan.
“Kita belajar dari santri. Santri itu siap dipimpin dan siap memimpin. Melalui kegiatan ini, ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil,” kata Amrullah.
Amrullah menjelaskan rangkaian kegiatan PPSN mencakup berbagai bidang, mulai dari keagamaan, akademik, kenegaraan, bela negara, giat prestasi, hingga teknologi tepat guna.
Karena itu, dia meminta seluruh peserta mempersiapkan diri dengan baik. Para peserta juga diingatkan bahwa mereka membawa nama Provinsi Banten selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Kalian bukan lagi mewakili pondok pesantren maupun kabupaten dan kota masing-masing, tetapi kalian mewakili masyarakat Provinsi Banten,” tegasnya. (Red)




