kobarnews.id
Jumat, 25 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Pemprov Banten Pertajam Kinerja Birokrasi, Target Nilai SAKIP 2026 Capai 70,10

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
24 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Sekda Banten Deden Apriandhi mengikuti evaluasi implementasi SAKIP Tahun 2026 secara virtual dari Pendopo Gubernur Banten.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemprov Banten terus memperkuat kinerja birokrasi agar lebih berorientasi pada hasil dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu dilakukan salah satunya melalui evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 oleh Kementerian PANRB.

Sekda Banten Deden Apriandhi mengatakan evaluasi SAKIP menjadi momentum untuk memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan dalam satu rangkaian yang berorientasi pada hasil.

Hal itu disampaikan Deden saat mengikuti evaluasi implementasi SAKIP Tahun 2026 secara virtual dari Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (24/9/2026).

“Bagi kami, evaluasi SAKIP bukan semata mengenai nilai atau pemenuhan dokumen. Hal yang lebih penting adalah memastikan bahwa seluruh proses pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengukuran, hingga evaluasi, benar-benar dalam satu rangkaian yang berorientasi pada hasil,” kata Deden.

- Advertisement -
Ad image

Deden mengakui kualitas manajemen kinerja di lingkungan Pemprov Banten masih perlu ditingkatkan. Karena itu, rekomendasi hasil evaluasi sebelumnya dijadikan bahan pembelajaran untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Baca Juga:

Lima Tahun di Huntara Cigobang, Warga Masih Beratap Terpal dan Jalan Belum Diaspal
RTLH Lebak Belum Tuntas, CSR Masih Minim Data
33 Siswa Lebak Lolos OMI Banten, Kemenag Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Dia menyebut implementasi SAKIP Banten dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. Nilainya naik dari 66,45 poin pada 2021 menjadi 69,50 poin pada 2025.

“Kami berharap upaya yang dilakukan pada tahun ini bisa mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dalam RPJMD, Pemprov Banten menetapkan target capaian SAKIP sebesar 70,10 poin. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat arsitektur kinerja pemerintah daerah.

Baca Juga:

HUT Banten ke-26 Bakal Meriah, Festival Kebudayaan Digelar 3 Hari
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci
Hari Tani Nasional, Ketua Komisi II DPRD Banten Dorong Pemerintah Perkuat Pemberdayaan Petani
KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Nurhasni mengatakan evaluasi SAKIP tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, kesesuaian indikator, maupun pencapaian nilai evaluasi.

- Advertisement -
Ad image

Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan sistem kinerja membantu pemerintah menentukan prioritas, memilih intervensi yang tepat, mengalokasikan anggaran secara efektif, hingga menghasilkan perubahan yang dirasakan masyarakat.

“Ukuran keseluruhannya adalah ketika setiap rupiah anggaran semakin efektif menghasilkan manfaat, setiap perangkat daerah semakin jelas kontribusinya, dan setiap program semakin nyata dampaknya terhadap kehidupan masyarakat Banten,” kata Nurhasni.

Nurhasni juga mendorong agar kinerja antarperangkat daerah semakin terhubung. Setiap perangkat daerah, kata dia, perlu memahami tanggung jawab dan kontribusinya dalam mencapai target pembangunan yang sama.

- Advertisement -
Ad image

Selain itu, data kinerja diharapkan tidak hanya dikumpulkan untuk kebutuhan pelaporan. Data tersebut perlu dibaca dan dibahas secara berkala agar pemerintah dapat mengetahui akar persoalan dan menentukan langkah penyelesaiannya.

Dia berharap evaluasi SAKIP Provinsi Banten 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kinerja di lingkungan Pemprov Banten.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum
Kebakaran Lahan 1 Hektare di Bayah Lebak Dipadamkan, Babinsa Turun Tangan
Naker Fest 2026 Dibuka, Bupati Serang Sebut Pengangguran Masih 8,73 Persen

“Dengan semangat tersebut, mari kita manfaatkan evaluasi ini sebagai ruang untuk belajar, melakukan perbaikan, dan memastikan bahwa seluruh sumber daya Pemprov Banten diarahkan pada hasil pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat,” tuturnya. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum
Selanjutnya Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan

Refleksi 500 Tahun Kabupaten Serang Ricuh, PMII Soroti ODOL hingga Pengangguran

Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan

Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah

CT Scan RSUD Adjidarmo Lebak Segera Uji Coba, Cek Kesiapan Alat

Budaya Daerah

Ratusan Perempuan Kasepuhan Ciusul Jalani Tradisi Neres Usai Panen Raya

Daerah Pemerintahan

Kepala Sekolah di Serang Keluhkan Dugaan Pungutan ‘Partisipasi Dinas’ Usai Pelantikan

Daerah

OMI 2026, Bukti Talenta Madrasah Lebak Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com