Kobarnews.id, SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah tidak mau kasus asusila terus terjadi di wilayahnya. Ia mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ikut turun tangan mengawasi lingkungan.
Menurut Ratu, pencegahan kasus asusila tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum. Peran masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi terjadinya kasus serupa.
“Terkait maraknya kasus asusila, tentu ini harus lintas sektoral. Kita bisa bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah karena pemerintah ini juga terbatas,” kata Ratu Zakiyah kepada wartawan, Jum’at (25/9/2026).
Ia meminta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan aktif memperhatikan kondisi di lingkungan masing-masing.
Ratu juga mengimbau masyarakat tidak tinggal diam jika menemukan adanya dugaan penyimpangan atau tindakan di luar prosedur. Temuan tersebut, kata dia, harus segera dilaporkan kepada pihak berwenang.
“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, seperti MUI, kemudian tokoh-tokoh masyarakat. Kemudian juga dari pemudanya ada Karang Taruna, KNPI, kita harus bekerja bersama-sama,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan untuk mempersempit ruang terjadinya kasus asusila di tengah masyarakat.
“Kita harus bekerja bersama-sama. Sehingga kita bisa meminimalisir segala kemungkinan atau kejadian-kejadian yang kita tidak inginkan,” katanya.
Minta Korban Berani Lapor
Selain soal pengawasan, Ratu juga menyoroti masih adanya korban kasus asusila yang memilih diam dan enggan melaporkan kejadian yang dialaminya.
Ia meminta korban tidak takut untuk berbicara dan melapor kepada pihak berwenang agar kasus bisa segera ditangani.
Pelaporan, kata Ratu, juga penting untuk mencegah orang yang diduga melakukan tindak asusila mengulangi perbuatannya terhadap korban lain.
“Supaya tersangka yang melakukan itu tidak merajalela dan tidak melakukan yang sama kepada korban yang lain atau calon korban lainnya,” jelasnya.
Karena itu, Ratu kembali mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat menekan kasus asusila, bahkan bila memungkinkan tidak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Serang.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan kita masing-masing sehingga kita bisa eliminir, kalau bisa tidak ada lagi kasus-kasus asusila di wilayah Kabupaten Serang,” pungkasnya. (Red/Haris)




