kobarnews.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • LapasCibinong
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahKesehatanNewsPemerintahanViral

Tekan Stunting, Pemkot Tangsel Targetkan 108 Pos Gizi hingga 2029

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
25 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat diwawancarai.
Bagikan

Kobarnews.id, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pembentukan 108 Pos Gizi hingga 2029. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menekan angka stunting dan masalah gizi pada anak.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan sebanyak 61 Pos Gizi ditargetkan sudah terbentuk hingga akhir 2026.

“Yang penting nanti dari penilaian kader kesehatan bersama dengan nutrisionis,” kata Pilar saat ditemui, Kamis (24/9/2026).

Menurut Pilar, sasaran penerima manfaat Pos Gizi ditentukan berdasarkan hasil penilaian kader kesehatan dan nutrisionis di tingkat kewilayahan. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi salah satu pertimbangan.

- Advertisement -
Ad image

Pos Gizi, lanjut dia, menjadi ruang intervensi langsung pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program tersebut ditujukan untuk membantu menekan prevalensi stunting di Kota Tangsel yang disebut saat ini berada di bawah 1%.

Baca Juga:

Polda Banten Bongkar Dugaan Tambang Tanah Urug di Kasemen
Wagub Dimyati Beber Strategi Ketahanan Pangan Banten ke Peserta Sespimti Polri
Raker GMPK Banten, Bentuk Tim Kerja Pencegahan Korupsi
Metrologi Awasi Pos dan Jasa Ekspedisi, Konsumen Diminta Dapat Kepastian Layanan

Pemberian makanan bergizi dilakukan langsung di Pos Gizi, bukan dibagikan untuk dibawa pulang. Dengan cara itu, petugas dapat memantau makanan yang dikonsumsi anak sekaligus berdialog dengan orang tua.

“Kalau di Pos Gizi itu bisa terawasi makanannya habis atau tidak, bagaimana pendapat dari orang tuanya, jadi kita bisa berdialog. Kalau kita bagikan ke rumah-rumah kan kita tidak ada dialog,” ujarnya.

Gandeng SPPG

Pilar mengatakan anggaran operasional Pos Gizi saat ini masih bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel. Ke depan, pemerintah daerah akan memperkuat penyediaan makanan bergizi melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga:

Pemprov Banten Gandeng PTPN IV Buka Lapangan Kerja, Warga Lokal Diprioritaskan
Kantor Pengadilan Tinggi Agama Banten di Serang Terbakar, 4 Ruangan Lantai 2 Dilalap Api
Bupati Lebak Minta PGRI Jadi Mitra Strategis, Kawal Kebijakan Pendidikan
Proyek Trotoar dan Drainase Sunan Kalijaga Baru 24 Persen, Rp4,68 Miliar Ditarget Rampung Desember

“Ke depan bersama-sama dengan SPPG nanti kita lihat. Apabila masih dirasa kurang, akan diperkuat oleh teman-teman dari SPPG untuk memberikan makanan bergizi tambahan buat ibu hamil, ibu menyusui, dan juga balita,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad image

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangsel Lilis Suryani menjelaskan kegiatan Pos Gizi dilaksanakan selama lima hari berturut-turut setiap bulan.

Selama kegiatan, petugas puskesmas memberikan edukasi kesehatan secara berkala. Materi yang diberikan antara lain pemenuhan gizi serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Harapan kami, karena Pos Gizi ini kalau terus setiap hari, kami juga punya keterbatasan petugas dan anggaran. Jadi lebih ke edukasi. Harapannya mereka ke depan di rumahnya bisa mengimplementasikan apa yang mereka dapatkan di Pos Gizi,” kata Lilis.

- Advertisement -
Ad image

Lilis mengatakan bantuan makanan dari anggaran Dinkes Tangsel saat ini bersifat stimulasi awal. Bantuan diberikan selama tiga bulan, yakni September-November 2026.

Sasaran utamanya adalah balita yang mengalami gangguan pertumbuhan. Jenis makanan yang diberikan disesuaikan dengan usia dan kondisi gizi masing-masing anak berdasarkan data yang telah dihimpun.

Baca Juga:

Pejabat Samsat Cilegon Diduga Tinggalkan Kantor Sebelum Jam Kerja Usai
Musim Hujan Mundur, Banten Siapkan Rekayasa Cuaca
Kemenag Lebak Ingatkan PNS Cek Data Simpeg5: “Simpegmu adalah Nasibmu”
Limbah Triplek di Pabrik Ciginggang Lebak Terbakar, 2 Mobil Damkar Dikerahkan

“Status gizinya beda-beda, ada yang tidak naik berat badannya, ada yang berat badannya kurang, ada yang tinggi badannya kurang, ada yang gizi kurang, ada yang gizi buruk,” jelasnya.

Setelah masa stimulasi tiga bulan berakhir, Dinkes Tangsel akan mendorong keberlanjutan pemenuhan gizi balita melalui SPPG, program Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta swadaya masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel mencapai target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami hanya untuk stimulasi, untuk mempelopori. Karena ini target RPJMD Pak Wali Kota dan Pak Wakil, satu kelurahan itu harus terbentuk dua Pos Gizi,” pungkas Lilis. (Red/Rez)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Bupati Serang Gandeng MUI-Karang Taruna Awasi Lingkungan, Cegah Kasus Asusila
Selanjutnya Pemkot Serang Minta Lurah-Camat Teliti Teken Dokumen Tanah
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Kapolsek Malingping Cek Dapur MBG, Ingatkan Pekerja Jaga Kamtibmas

Dandim Pandeglang Pimpin Upacara Penerimaan 10 Personel Baru

Subdenpom Pandeglang Perkuat Sinergi Dengan PUPR

Bukan Sekadar HUT Banten, Pekan Kebudayaan Jadi Panggung Baru Seni Tradisi

Strategi Pemprov Banten 2027 Tekan Kemiskinan, Fokus SDM Unggul dan Infrastruktur

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Remaja 16 Tahun di Pandeglang Hilang, Naik Scoopy Merah

Daerah Ekbis

Glamping di Pinggir Sungai Jadi Primadona Curug Goong Pandeglang

Daerah Pemerintahan

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Dimyati Targetkan Level Adaptif

Daerah Hukum

Siswa SMPN 1 Rangkasbitung Belajar Tertib Lalu Lintas di Satpas Polres Lebak

Daerah News

Pohon Tumbang Tutup Jalan Rangkasbitung-Pandeglang, Lalu Lintas Macet

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com