kobarnews.id
Sabtu, 26 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahKesehatanNewsPemerintahanViral

Tekan Stunting, Pemkot Tangsel Targetkan 108 Pos Gizi hingga 2029

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
25 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat diwawancarai.
Bagikan

Kobarnews.id, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pembentukan 108 Pos Gizi hingga 2029. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menekan angka stunting dan masalah gizi pada anak.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan sebanyak 61 Pos Gizi ditargetkan sudah terbentuk hingga akhir 2026.

“Yang penting nanti dari penilaian kader kesehatan bersama dengan nutrisionis,” kata Pilar saat ditemui, Kamis (24/9/2026).

Menurut Pilar, sasaran penerima manfaat Pos Gizi ditentukan berdasarkan hasil penilaian kader kesehatan dan nutrisionis di tingkat kewilayahan. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi salah satu pertimbangan.

- Advertisement -
Ad image

Pos Gizi, lanjut dia, menjadi ruang intervensi langsung pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program tersebut ditujukan untuk membantu menekan prevalensi stunting di Kota Tangsel yang disebut saat ini berada di bawah 1%.

Baca Juga:

Alun-Alun Rangkasbitung Semarak, Festival Murak Kadu 2026 Resmi Digelar
Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Pakai QRIS, Pemprov Banten Gandeng BI
Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Gubernur Andra Soni Kunjungi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Pemberian makanan bergizi dilakukan langsung di Pos Gizi, bukan dibagikan untuk dibawa pulang. Dengan cara itu, petugas dapat memantau makanan yang dikonsumsi anak sekaligus berdialog dengan orang tua.

“Kalau di Pos Gizi itu bisa terawasi makanannya habis atau tidak, bagaimana pendapat dari orang tuanya, jadi kita bisa berdialog. Kalau kita bagikan ke rumah-rumah kan kita tidak ada dialog,” ujarnya.

Gandeng SPPG

Pilar mengatakan anggaran operasional Pos Gizi saat ini masih bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel. Ke depan, pemerintah daerah akan memperkuat penyediaan makanan bergizi melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga:

Kapolres Lebak Takziah ke Rumah Jurnalis ANTARA yang Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau
Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis, Sebut Bisa Cetak SDM Unggul
Pengangguran Serang Masih 8,73 Persen, 3.978 Lowongan Kerja Dibuka
Pemkot Serang Minta Lurah-Camat Teliti Teken Dokumen Tanah

“Ke depan bersama-sama dengan SPPG nanti kita lihat. Apabila masih dirasa kurang, akan diperkuat oleh teman-teman dari SPPG untuk memberikan makanan bergizi tambahan buat ibu hamil, ibu menyusui, dan juga balita,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad image

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangsel Lilis Suryani menjelaskan kegiatan Pos Gizi dilaksanakan selama lima hari berturut-turut setiap bulan.

Selama kegiatan, petugas puskesmas memberikan edukasi kesehatan secara berkala. Materi yang diberikan antara lain pemenuhan gizi serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

“Harapan kami, karena Pos Gizi ini kalau terus setiap hari, kami juga punya keterbatasan petugas dan anggaran. Jadi lebih ke edukasi. Harapannya mereka ke depan di rumahnya bisa mengimplementasikan apa yang mereka dapatkan di Pos Gizi,” kata Lilis.

- Advertisement -
Ad image

Lilis mengatakan bantuan makanan dari anggaran Dinkes Tangsel saat ini bersifat stimulasi awal. Bantuan diberikan selama tiga bulan, yakni September-November 2026.

Sasaran utamanya adalah balita yang mengalami gangguan pertumbuhan. Jenis makanan yang diberikan disesuaikan dengan usia dan kondisi gizi masing-masing anak berdasarkan data yang telah dihimpun.

Baca Juga:

Bupati Serang Gandeng MUI-Karang Taruna Awasi Lingkungan, Cegah Kasus Asusila
10 Ribu Benih Ikan dan 500 Bibit Jengjeng Disalurkan untuk Warga Cisimeut Raya
Gempa M 4,7 Guncang 58 Km Barat Daya Sumur Pandeglang
Bupati Pandeglang Koordinasi dengan SAR, Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK Arupadhatu I

“Status gizinya beda-beda, ada yang tidak naik berat badannya, ada yang berat badannya kurang, ada yang tinggi badannya kurang, ada yang gizi kurang, ada yang gizi buruk,” jelasnya.

Setelah masa stimulasi tiga bulan berakhir, Dinkes Tangsel akan mendorong keberlanjutan pemenuhan gizi balita melalui SPPG, program Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta swadaya masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel mencapai target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami hanya untuk stimulasi, untuk mempelopori. Karena ini target RPJMD Pak Wali Kota dan Pak Wakil, satu kelurahan itu harus terbentuk dua Pos Gizi,” pungkas Lilis. (Red/Rez)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Bupati Serang Gandeng MUI-Karang Taruna Awasi Lingkungan, Cegah Kasus Asusila
Selanjutnya Pemkot Serang Minta Lurah-Camat Teliti Teken Dokumen Tanah
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polda Banten Usut Dugaan Kekerasan Seksual Oknum ASN Pemkab Tangerang

Gedung Golkar Lebak Disebut Aset Pemkab, Pemanfaatannya Berstatus Quo

Polda Banten Ungkap Tambang Tanah Urug Ilegal di Curugbitung, 1 Tersangka Ditahan

Bukan Sekadar Kemah, Pramuka Lebak Bersih-bersih Masjid hingga Susur Sungai

Wabup Lebak Ajak Pramuka Jaga Sungai Ciujung

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Hukum Kobar Mania

Pickup Terbakar di Jatimulya, Kerugian Capai Rp65 Juta

Daerah News

2.000 Petani Padati Alun-alun Lebak, Don Muzakir: Kawal Reforma Agraria, Jangan Cuma Jadi Penonton

Daerah Pemerintahan

Diskominfosatik Kabupaten Serang Full Support Layanan Gratis HUT ke-500

Daerah Pemerintahan

Bupati Hasbi Dorong Sekolah Rakyat Lebak Lahirkan Generasi Unggul

Daerah News

K3S hingga Dindikbud Kota Serang Bantah Isu Pungutan ‘Partisipan Dinas’

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com