Kobarnews.id, PANDEGLANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pembaharuan Pemersatu Keluarga Besar (BPPKB) Banten HDS menggelar deklarasi akbar di Pandeglang. Ketua Umum DPP BPPKB H. Adi Kurnia Setiadi memimpin langsung pembacaan naskah deklarasi yang diikuti ribuan anggota dari sejumlah provinsi.
Kegiatan tersebut dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara juga menghadirkan penceramah nasional Ustaz Dr. H. Das’ad Latif serta pemberian santunan kepada 2.000 anak yatim piatu.
Selain deklarasi, H. Adi Kurnia melantik puluhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BPPKB dari empat provinsi.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan deklarasi Dewan Pimpinan Pusat BPPKB yang diikuti ribuan anggota dari berbagai provinsi, dari Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta dan provinsi lainnya. Sekaligus kita melantik puluhan DPC dari 4 provinsi,” kata Adi Kurnia kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).
BPPKB Baru Bawa Semangat Perubahan
Adi menyebut BPPKB yang dipimpinnya membawa semangat baru. Ia menyebut organisasi tersebut sebagai Barisan Perubahan Pemersatu Keluarga Besar Banten.
“BPPKB yang saya pimpin ini kan BPPKB baru, barisan perubahan pemersatu keluarga besar Banten. Insya Allah kami punya motto berilmu, bertakwa dan beriman,” ujarnya.

Menurutnya, semangat baru tersebut juga diarahkan untuk mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada organisasi masyarakat.
“Kalau mohon maaf organisasi kadang stigmanya dengan hal-hal yang kurang baik. Insya Allah di barisan perubahan ini kita ingin merubah stigma itu. Kami ingin menjadi organisasi yang memberikan warna beda, organisasi yang humanis,” katanya.
BPPKB Diminta Jadi Solusi bagi Masyarakat
Dalam sambutannya saat memimpin deklarasi, Adi menekankan agar keberadaan BPPKB memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga budaya dan kearifan lokal Banten.
“Peran BPPKB dalam menjaga budaya kearifan lokal Banten khususnya Pandeglang, saya berharap organisasi ini bisa menjadi solusi, menjadi pilot project untuk kebaikan dan kemanfaatan,” tuturnya.
Komitmen Jaga Kamtibmas
Adi juga menegaskan komitmen BPPKB untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan di setiap wilayah.
“Kamtibmas harus terjaga, ketertiban dan keamanan makanya perlu diadakan komunikasi koordinasi. Terbukti hari ini kami bikin acara sebesar ini begitu kondusif dan bahagia,” jelasnya.
Rangkaian deklarasi, santunan 2.000 anak yatim, serta pelantikan puluhan DPC BPPKB berlangsung tertib dan kondusif hingga acara selesai. (Red/Riyan)




