Kobarnews.id, LEBAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak menindaklanjuti temuan tumpukan sampah di sejumlah titik di sekitar Sungai Ciujung. Namun, sekitar 80 persen sampah yang ditemukan masih tersisa.
Temuan itu diketahui saat kegiatan penyisiran Sungai Ciujung bersama Wakil Bupati Lebak, BPBD, dan Pramuka pada Minggu (27/9/2026).
Kepala DLH Kabupaten Lebak Irvan Suyatupika mengatakan sedikitnya ada tujuh titik tumpukan sampah yang ditemukan di sekitar bantaran sungai.
“Saat kami susur Sungai Ciujung bersama Pak Wakil Bupati, BPBD dan Pramuka masih ditemukan tumpukan sampah di pinggir Sungai Ciujung. Sedikitnya ada tujuh titik sampah yang dibuang di sekitar Sungai Ciujung,” kata Irvan, Minggu (27/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebagian sampah telah dibersihkan oleh anggota Pramuka. Namun, pembersihan belum mencakup seluruh titik.
“Pada saat itu sebagian sudah dibersihkan oleh Pramuka,” ujarnya.
Irvan menyebut sekitar 80 persen sampah masih tersisa. DLH pun akan melanjutkan pembersihan secara bertahap karena terkendala keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
“Masih banyak, sekitar 80 persen tersisa,” katanya.
Menurut Irvan, pembersihan tidak bisa dilakukan sekaligus di seluruh titik. DLH akan melakukan penyisiran secara bertahap dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan desa.
“Rencananya disisir, tidak sekaligus semuanya mengingat keterbatasan SDM,” ujarnya.
Selain membersihkan tumpukan yang sudah ada, DLH juga menyoroti sumber sampah tersebut. Irvan mengatakan sampah yang ditemukan merupakan sampah yang dibuang masyarakat ke sekitar aliran Sungai Ciujung.
“Iya, buang sampah ke sungai,” katanya.
Karena itu, kata Irvan, penanganan tidak cukup hanya dengan membersihkan sungai. Pencegahan dari daratan juga diperlukan agar masyarakat tidak kembali membuang sampah ke aliran sungai.
“Harus dari darat,” tegasnya.
DLH Lebak akan berkomunikasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mendorong penanganan sampah dari daratan sekaligus mencegah pembuangan sampah ke sungai.
Sementara itu, untuk kegiatan bersih-bersih melalui susur sungai, Irvan mengatakan belum ada rencana pelaksanaan kembali dalam waktu dekat.
Dia menegaskan penanganan sampah di Sungai Ciujung membutuhkan kerja sama pemerintah hingga masyarakat.
“Keterlibatan pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat diperlukan untuk menjaga Sungai Ciujung tetap bersih dan tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah,” pungkasnya. (Red/Dian)




