Kobarnews.id, SERANG – Hari Jadi ke-26 Provinsi Banten bakal diramaikan dengan beragam kegiatan kebudayaan. Pemprov Banten menyiapkan festival hingga lomba yang dikemas dalam Pekan Kebudayaan Daerah pada 3-5 Oktober 2026.
Tak sekadar seremoni, rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk mengenalkan sekaligus menjaga keberadaan seni dan budaya khas Banten.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Rohaendi, mengatakan berbagai festival dan lomba sengaja disinergikan dengan rangkaian peringatan HUT ke-26 Banten.
“Pekan Kebudayaan Daerah berisi berbagai kegiatan festival dan lomba yang sengaja kami sinergikan dengan rangkaian HUT ke-26 Provinsi Banten,” kata Rohaendi kepada wartawan, Jum’at (25/9/2026).
Pesta budaya dimulai 3 Oktober. Festival Qasidah Rebana bakal digelar di Plaza Masjid Agung Banten Lama. Pesertanya merupakan para juara dari kabupaten/kota se-Banten. Kegiatan ini menggandeng DPD LASQI NJ Provinsi Banten.
Malam harinya, suasana religius berlanjut melalui Tabligh Akbar bersama Ustaz A. Latif. Di lokasi berbeda, Gedung Negara menjadi tempat Festival Panjang Mulud yang digelar Biro Kesra Provinsi Banten.
Memasuki 4 Oktober, giliran Tari Selamat Datang khas Banten “NgeBanten” yang diluncurkan. Tarian tersebut bakal tampil dalam upacara Hari Jadi Provinsi Banten di Lapangan Apel Setda Banten.
Peluncuran tari dilakukan bekerja sama dengan Asosiasi Seni Tari Indonesia (ASETI) Banten.
Tak hanya menyuguhkan pertunjukan, Pemprov Banten juga punya agenda untuk memperkenalkan kembali lagu daerah. Gubernur Banten akan membagikan flashdisk berisi lagu-lagu daerah Banten terpilih kepada para undangan upacara.
Masih di tanggal yang sama, Plaza Aspirasi akan diramaikan Festival Dalang Cilik. Kegiatan ini digelar bersama Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Banten.
Para peserta akan mendapat apresiasi dari Gubernur Banten, jajaran pejabat Pemprov Banten, serta para undangan HUT Banten setelah Sidang Paripurna HUT Banten di Gedung DPRD Banten.
Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah ditutup 5 Oktober 2026. Penutupannya diisi Lomba Menyanyikan Lagu Daerah Banten sekaligus pembukaan kejuaraan lomba konten kreator bertema “Budaya Banten Hari Ini” di Plaza Aspirasi.
40 Lagu Daerah Dibagikan
Rohaendi mengatakan, salah satu perhatian utama tahun ini adalah mengenalkan kembali lagu-lagu daerah Banten. Sebanyak 40 lagu daerah Banten terpilih bakal dibagikan dalam bentuk flashdisk.
“Tahun ini kami berupaya optimal menyosialisasikan produk lagu daerah Banten yang dirasa masih banyak belum dikenali para pejabat dan wakil rakyatnya, melalui pembagian flashdisk berisi 40 lagu daerah Banten terpilih,” ujarnya.
Rohaendi berharap Pekan Kebudayaan Daerah bukan hanya menjadi pemanis perayaan HUT Banten. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan ikut mendorong masyarakat semakin mengenal dan mencintai seni budaya daerah.
“Ke depan masyarakat Banten diharapkan mengenali lagu daerahnya,” pungkasnya. (Red/Ris)




