Kobarnews.id, SERANG – Anggota DPD Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Banten, Muhamad Nasrudin, S.Kom., M.M., menggelar tasyakuran menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah. Acara digelar di Mushola Al-Waalidain, Perumahan Kelapa Gading, Kawasan Kota Serang Baru, Kota Serang, Kamis malam (1/9/2026).
Tasyakuran tersebut dihadiri ratusan jamaah, pejabat daerah, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat setempat.
Acara digelar sebagai ungkapan rasa syukur Nasrudin setelah mendapatkan hadiah ibadah umrah dari organisasi BAPERA.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPD BAPERA Banten Dr H Ali Hanafiah, SE, SH, M.Si, dan Ketua DPD KNPI Banten Tito Istianto, SE, M.Si.
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah yang dijadwalkan hadir berhalangan karena harus menyelesaikan agenda kedinasan di Jakarta. Kehadirannya kemudian diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, H Kurnia Satriawan.
Dalam sambutannya, Kurnia menyampaikan permohonan maaf dari Wakil Gubernur Banten. Dia juga menyinggung persoalan ketenagakerjaan di Banten, khususnya terkait kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
“Banyaknya investasi yang masuk ke Banten saat ini ternyata tidak linier dengan menekan angka pengangguran terbuka. Istilahnya tidak match dengan kebutuhan tenaga kerja industri,” kata Kurnia.
“Kota Serang sendiri mengalami surplus penduduk, namun belum mampu menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan,” sambungnya.
Menurut Kurnia, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal perlu menjadi perhatian bersama agar penyerapan tenaga kerja di Banten dapat ditingkatkan.
Selain itu, Kurnia menyampaikan pesan dari Dimyati kepada Nasrudin yang akan menjalankan ibadah umrah. Nasrudin diminta menjaga kesehatan dan fokus beribadah.
“Muhamad Nasrudin termasuk orang yang beruntung. Dari sekian banyak orang, Allah pilih dan Allah panggil, hal itu adalah rezeki dari Allah. Namun untuk menjalankan ibadah umrah, modal utamanya adalah kesehatan yang prima,” ujarnya.
“Jaga kesehatan, dan semoga selanjutnya bisa melaksanakan ibadah haji,” imbuh Kurnia.
Kurnia juga meminta Nasrudin mengikuti arahan pembimbing selama menjalankan ibadah umrah. Dia berharap Nasrudin turut mendoakan Banten agar aman, nyaman, dan sejahtera.
“Ikuti pembimbing agar rukunnya seluruhnya terpenuhi dengan lancar. Jaga keikhlasan, fokus ibadah, umrah adalah perjalanan spiritual di Tanah Suci,” katanya.
“Doakan Banten agar aman, nyaman, dan sejahtera. Semoga Nasrudin sehat, kembali dari umrah semakin bermanfaat untuk masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Muhamad Nasrudin mengaku terharu dan tidak menyangka mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah umrah melalui BAPERA.
“Saya pribadi sama sekali tidak menyangka mendapatkan kesempatan yang luar biasa ini. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para jamaah dan seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir,” ujar Nasrudin.
“Saya memohon doa restu dari semuanya untuk keselamatan dan kelancaran ibadah umrah yang akan saya lakukan nanti,” sambungnya.
Tasyakuran tersebut juga diisi tausiyah oleh pengasuh Pondok Pesantren Daarus Sholah Kelapa Gading, Ustaz Refly Agustiono.
Dalam ceramahnya, Refly menyampaikan tentang makna ibadah umrah sekaligus pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat.
“Kunci sejahteranya alam dunia itu tergantung atas empat unsur. Pertama, ilmu ulama yang diamalkan. Kedua, pemerintahan yang adil. Ketiga, orang kaya yang dermawan. Serta keempat, orang miskin yang rajin ibadah dengan ikhlas dan pandai bersyukur,” papar Refly.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat, Ustaz H Masiri. (Red/Oyo)




