kobarnews.id
Minggu, 27 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Lebak
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Daerah

Seren Taun Cisungsang di Lebak Jadi Magnet Wisatawan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
27 September 2026
Bagikan
2 menit baca
Acara seren tahun cicungsang di Lebak ramai pengunjung.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Tradisi Seren Taun Kasepuhan Cisungsang di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, kembali digelar. Tradisi adat sebagai bentuk syukur atas hasil panen ini turut menarik perhatian wisatawan.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengatakan Seren Taun tidak hanya menjadi tradisi turun-temurun, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam.

“Seren Taun merupakan kekayaan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur dan gotong royong yang relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat,” kata Amir, Minggu (27/9/2026).

Menurut Amir, konsistensi masyarakat Kasepuhan Cisungsang dalam mempertahankan tradisi leluhur perlu diapresiasi. Tradisi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas Kabupaten Lebak.

- Advertisement -
Ad image

Ia menyebut kekayaan budaya masyarakat adat juga dapat dikembangkan bersamaan dengan sektor pariwisata. Seren Taun dinilai dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan mengenal kehidupan serta kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Cisungsang.

Baca Juga:

Dewan Desak Pemkab Lebak Bergerak Cepat Tekan Inflasi Tertinggi di Banten
Festival Murak Kadu 2026 Bukan Sekadar Pesta Durian, Kadu Bisa Jadi Mesin Ekonomi Lebak
HUT ke-25, Demokrat Pandeglang Gelar Donor Darah Target 25 Kantong
Fiskal Pemkot Cilegon Tertekan, Camat Disebut Sampai Nombok Operasional

“Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah. Mari kita rawat bersama warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak Yosep M Holis mengatakan antusiasme wisatawan menunjukkan Seren Taun memiliki potensi sebagai wisata budaya.

“Seren Taun ini menjadi salah satu daya tarik wisata budaya. Kehadiran wisatawan menunjukkan bahwa tradisi masyarakat adat memiliki daya tarik tersendiri dan bisa menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di Kabupaten Lebak,” kata Yosep.

Baca Juga:

Cium Bau Menyengat, Petani di Serang Temukan Mayat Membusuk di Kebun
Wagub Dimyati Adu Strategi dengan GM Maurice Ashley, Catur Banten Dibidik Go Internasional
Jalan Desa Karangsetra Dipelihara Pakai Banprov Banten, Berharap Program Bang Andra
Truk Tambang Rem Blong Tabrak Perlintasan Kereta di Lebak, Perjalanan KRL Terganggu

Yosep mengatakan Seren Taun juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk melihat secara langsung kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Kasepuhan yang masih terjaga.

- Advertisement -
Ad image

Dia berharap pengembangan wisata berbasis budaya tetap memperhatikan nilai dan aturan adat yang berlaku. Dengan begitu, pariwisata dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menghilangkan nilai tradisi.

“Budaya dan pariwisata harus berjalan beriringan. Yang paling penting, tradisinya tetap terjaga, sementara masyarakat dan wisatawan mendapatkan manfaat dari keberadaan kegiatan budaya seperti Seren Taun,” pungkasnya. (Red/Hikmat)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Festival Murak Kadu 2026 Bukan Sekadar Pesta Durian, Kadu Bisa Jadi Mesin Ekonomi Lebak
Selanjutnya Dewan Desak Pemkab Lebak Bergerak Cepat Tekan Inflasi Tertinggi di Banten
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Ombudsman Temukan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Penghuni Mengaku Bayar

Wagub Banten Puji QRIS: Cepat, Transparan, Lintas Negara

Pohon Tumbang Timpa Pedagang di Lebak, Polisi Bergerak Evakuasi

Kapolres Lebak Cek Kesiapan dan Kesehatan Personel Polsek Panggarangan

85 Kasus Baru HIV di Lebak, Remaja Masjid Didorong Jadi Pelopor Pencegahan

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Petani Pandeglang Menjerit, Sawah Puso dan Diserang Hama

Daerah News

Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Sitandu Laboratorium Pertanian

Daerah News

HUT Banten ke-26 Tanpa Hura-hura, Pemprov Fokus Acara yang Berdampak

Daerah Kobar Mania

Alun-Alun Rangkasbitung Semarak, Festival Murak Kadu 2026 Resmi Digelar

Daerah News

Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Pakai QRIS, Pemprov Banten Gandeng BI

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com