Kobarnews.id, LEBAK – SMPN 1 Rangkasbitung kembali mencatat prestasi. Kali ini, empat siswanya sukses memboyong juara dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Sub Rayon 1 Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Empat prestasi tersebut diraih melalui sejumlah cabang lomba yang menguji kemampuan berbahasa sekaligus seni budaya daerah. Capaian ini menjadi bukti bahwa bahasa dan budaya lokal masih mendapat tempat di kalangan generasi muda.
Ratu Humaira Putri tampil sebagai yang terbaik setelah meraih Juara I Lomba Ngadongeng. Kepiawaiannya membawakan cerita, ditunjang ekspresi dan penguasaan bahasa, berhasil mengantarkannya ke posisi puncak.
Prestasi lainnya diraih Syifa Muthia yang membawa pulang Juara II Lomba Biantara. Sementara Ratu Athifah Isabella sukses meraih Juara III Lomba Kawih.
Satu prestasi lagi disumbangkan Mohammad Fildan Munthaha. Ia berhasil meraih Juara III Lomba Larangan.
Guru Pembimbing SMPN 1 Rangkasbitung, Aan Margianto, mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah membawa nama baik sekolah dalam ajang tersebut.
Menurut Aan, prestasi itu bukan sekadar soal meraih juara. Lebih dari itu, capaian para siswa menunjukkan keberanian dan semangat generasi muda untuk mengenal, menggunakan, sekaligus melestarikan bahasa dan budaya daerah.
“Prestasi ini tentu sangat membanggakan. Anak-anak sudah menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka untuk tampil serta berkompetisi,” ujar Aan Margianto kepada Kobarnewsid, Sabtu (19/9/2026).
Ia berharap capaian tersebut dapat memacu siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Termasuk, menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan seni budaya daerah.
Empat gelar yang diraih SMPN 1 Rangkasbitung di FTBI 2026 menjadi catatan positif bagi sekolah. Di tengah derasnya perkembangan zaman, bahasa dan seni budaya daerah tetap bisa berkembang melalui kreativitas, keberanian, dan prestasi generasi muda. (Red/Dian)



