Kobarnews.id, TANGERANG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang terus berupaya menekan angka pengangguran. Salah satunya melalui Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi yang digelar Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Latihan Kerja di BLK Jayanti dan BLK Kosambi.
Kepala UPTD Latihan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang Bambang Dwi Purwanto mengatakan ratusan peserta mengikuti proses seleksi pelatihan di BLK Jayanti. Seleksi digelar selama dua hari.
“Sebanyak 283 peserta hadir pada hari pertama dan sekitar 180 peserta pada hari kedua,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Pelatihan di BLK Jayanti membuka tujuh program kejuruan. Yakni Welder SMAW 1G, Servis Sepeda Motor Sistem Injeksi, Operator Forklift, Practical Office Advance, Kuliner Roti dan Kue, Rias Wajah, serta Peracik Minuman Kopi.
Dari setiap program kejuruan akan dipilih 16 peserta terbaik. Dengan demikian, total 112 peserta akan mengikuti pelatihan di BLK Jayanti.
“Dari total tujuh kejuruan yang dibuka di BLK Jayanti, masing-masing program akan menyaring 16 peserta terbaik. Sehingga total ada 112 peserta yang siap mengikuti program pelatihan,” ujarnya.
Seleksi pelatihan juga akan digelar di BLK Kosambi pada Rabu (23/9). Sebanyak 191 pendaftar tercatat mengikuti seleksi untuk memperebutkan kuota pada enam program kejuruan.
Keenam program tersebut yakni Desain Grafis Muda, Teknis Perawatan AC Residensial, Bubut Mesin, Technical Service Sistem Kelistrikan Mobil, Housekeeping, dan Operator Forklift.
Peserta yang lolos seleksi dijadwalkan mulai masuk pada 1 Oktober 2026. Mereka akan mengikuti pembekalan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) serta materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama dua hari.
“Pembukaan resmi pelatihan rencananya dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 dan ditargetkan dibuka langsung oleh Bupati Tangerang,” jelas Bambang.
Gandeng Industri hingga Program MTU
Disnaker Kabupaten Tangerang juga menggandeng pihak industri untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. UPTD BLK telah menjalin kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan sejumlah perusahaan, salah satunya PT Adis Dimension Footwear.
Kerja sama tersebut dilakukan, antara lain, untuk memfasilitasi pelatihan kerja di tengah proses revitalisasi sarana dan prasarana BLK.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para alumni juga akan diarahkan mengikuti program pemagangan industri melalui kolaborasi dengan Bidang Penempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang.
Selain menyasar sektor formal, Disnaker Kabupaten Tangerang menjalankan program pelatihan berbasis masyarakat untuk mendorong lahirnya wirausaha baru melalui Mobile Training Unit (MTU).
Program pelatihan dengan sistem jemput bola itu menyasar masyarakat hingga tingkat kecamatan. Pelatihan yang diberikan antara lain otomotif sepeda motor, kuliner, dan menjahit.
Peserta yang menyelesaikan pelatihan juga akan mendapatkan bantuan peralatan kerja untuk mendukung usaha secara mandiri. (Red/Rez)




