Kobarnews.id, SERANG – Pemkot Serang menyiapkan relokasi pedagang Pasar Lama ke Pasar Kepandean. Sejumlah kios di Pasar Kepandean yang mengalami kerusakan akan direnovasi sebelum digunakan para pedagang.
Kabid Pengelolaan Pasar pada Dinkopukmindag Kota Serang, Nasirullah, S.Kom, MSi mengatakan sosialisasi rencana relokasi telah dilakukan dua kali pada September 2026.
“Kita sudah melakukan sosialisasi dua kali di bulan September ini. Kita beritahukan bahwa nanti akan ada pemanfaatan pola ruang dan memanfaatkan bangunan yang mulai kurang terawat untuk lahan parkir,” kata Nasirullah kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Dia menjelaskan, Pasar Lama ke depan akan ditata menjadi pasar modern. Para pedagang yang kini berjualan di lokasi tersebut akan dipindahkan ke Pasar Kepandean.
“Memang rencananya Pasar Lama itu akan dijadikan pasar modern. Untuk itu, kita sosialisasikan kepada masyarakat pedagang yang ada di Pasar Lama nanti akan menempati Pasar Kepandean,” ujarnya.
Menurut Nasirullah, relokasi diharapkan membuat aktivitas perdagangan di kawasan Kepandean semakin berkembang. Pasar Kepandean nantinya diharapkan dapat menjadi pusat berbagai jenis perdagangan, mulai dari barang loak, otomotif, pasar tradisional hingga fashion.
“Ke depan Pasar Kepandean itu mungkin akan menjadi pasar yang besar karena kondisi Pasar Lama dengan Pasar Kepandean itu berdekatan. Maksud saya, biar perekonomiannya nanti berputar di Kepandean dan segala bentuk perdagangan di sana lengkap, dari loak, otomotif, pasar tradisional, fashion dan lain-lain,” jelasnya.
Kios Pasar Kepandean Direnovasi
Sebelum relokasi dilakukan, Pemkot Serang akan memperbaiki kios-kios di Pasar Kepandean yang rusak. Renovasi tersebut akan dibiayai pihak ketiga, yakni PT Brata.
“Kondisi Pasar Kepandean itu kios-kiosnya banyak yang rusak. Ke depan, sebelum ditempati pedagang relokasi, akan diperbaiki agar layak ditempati pedagang Pasar Lama,” kata Nasirullah.
Dia mengatakan pihak ketiga telah menyatakan kesediaannya untuk membiayai renovasi tersebut. Saat ini proses administrasi masih berjalan dan Pemkot Serang menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
“Apabila MoU sudah ditandatangani, mungkin secepatnya akan kita perbaiki di Pasar Kepandean dan akan dilakukan relokasi,” ujarnya.

Nasirullah mengakui rencana pemindahan pedagang berpotensi menimbulkan pro dan kontra. Sebab, pedagang sudah lama beraktivitas di Pasar Lama.
“Karena memang sudah terbiasa di Pasar Lama, pro dan kontra pasti ada. Pasti ada yang keberatan atau tidak. Tapi setidaknya setelah disosialisasi mereka memahami,” tuturnya.
Dia menyebut penataan Pasar Lama merupakan bagian dari program Pemkot Serang dalam menata pola ruang sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset pemerintah daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Potensi Pasar Lama itu masih bisa ditingkatkan lagi untuk pendapatan asli daerah, terutama memang Kota Serang ini sedang menata pola ruang. Jadi bisa memanfaatkan pola ruang yang ada,” katanya.
Pasar Lama Disiapkan Jadi Lahan Parkir
Selain ditata menjadi pasar modern, kawasan Pasar Lama nantinya akan dimanfaatkan sebagai lahan parkir. Langkah ini ditujukan untuk mendukung aktivitas pengunjung kawasan Royal sekaligus mengurangi kemacetan dan parkir liar.
“Yang pertama, artinya untuk meningkatkan PAD. Yang kedua, agar tata kelolanya lebih rapi, lebih baik, lebih bersih,” kata Nasirullah.
“Ke depan nanti Pasar Lama itu akan dijadikan pasar modern. Salah satu penunjangnya yaitu parkir agar mengurangi kemacetan dan parkir liar. Jadi bisa dimanfaatkan di satu titik di Pasar Lama,” sambungnya.
Penataan kawasan Pasar Lama juga akan didukung rencana pembangunan pedestrian. Nasirullah mengatakan pedestrian tersebut direncanakan membentang dari Jalan Jenderal Sudirman hingga Polsek Serang.
“Rencananya memang ada pedestrian bantuan dari provinsi, ada pedestrian dari Jalan Jenderal Sudirman sampai ke Polsek Serang. Nah, otomatis nanti perputaran perekonomian ataupun perdagangan akan lebih ramai lagi,” pungkasnya. (Red/Danu)




