Kobarnews.id, LEBAK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 akan digelar di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pada 13 Oktober 2026.
Pasi Intel Kodim 0603/Lebak Kapten ARH Tri Winarto mengatakan pelaksanaan TMMD akan diawali dengan upacara pembukaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengerjaan sejumlah sasaran fisik dan nonfisik.
“Pelaksanaannya akan dimulai pada 13 Oktober, diawali dengan upacara pembukaan. Selanjutnya dilaksanakan program-program kerja, baik sasaran fisik maupun sasaran tambahan,” kata Tri kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).
Untuk sasaran fisik, salah satunya pembangunan infrastruktur jalan kurang lebih 9 kilometer dengan konstruksi beton. Selain itu, terdapat program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan sumur bor.
Sementara sasaran nonfisik di antaranya sosialisasi bela negara kepada masyarakat serta penyuluhan hukum yang melibatkan kepolisian dan kejaksaan.
Tri mengatakan persiapan pelaksanaan TMMD saat ini telah berjalan. Sejumlah tahapan perencanaan dan rapat koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan, termasuk bersama dinas pekerjaan umum.
“Tahap persiapan sudah mulai, dari perencanaan sudah dilaksanakan semua, termasuk rapat awal dan rapat lanjutan. Nanti sampai pelaksanaan pembukaan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan TMMD, ratusan personel dari berbagai unsur akan dilibatkan. Selain TNI, kegiatan tersebut juga melibatkan Polri dan masyarakat setempat.
Tri berharap pelaksanaan TMMD tidak hanya membantu pemerintah daerah dalam pembangunan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong masyarakat.
“Harapannya, program ini selain membantu pemerintah daerah, juga mengajak masyarakat untuk tidak lupa bahwa kita memiliki asas gotong royong. Kita ingin mengajak masyarakat bergotong royong dalam pekerjaan sehingga bisa meringankan pekerjaan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Dia berharap setelah pelaksanaan TMMD selesai, terdapat program lanjutan dari pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya dengan pengawalan TNI.
“Nanti mudah-mudahan setelah akhir tahun ini, mungkin setelah TMMD, ada program lanjutan dari pemerintah pusat, khususnya pengawalan dari TNI untuk melanjutkan pembangunan jembatan,” harapnya.
Terkait pembangunan Jembatan Merah Putih, Tri menyebut Kodim 0603/Lebak sebelumnya telah membangun sejumlah jembatan diluar program TMMD tersebut. Berdasarkan catatan yang disampaikannya, terdapat enam titik jembatan yang telah dibangun, kemudian ditambah dua jembatan lainnya.
“Kalau tidak salah ada enam titik jembatan Merah Putih yang sudah terbangun oleh TNI AD Kodim 0603/Lebak. Kemudian ditambah dua jembatan lagi dan itu sudah selesai. Jalannya juga sudah diresmikan,” pungkasnya.
Tri menyampaikan hal tersebut mestinya disampaikan langsung Pasiter Kodim 0603/Lebak Kapten Inf Mamun. (Red/Hikmat)




