Kobarnews.id, SERANG – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, membuka Gebyar DWP Banten 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (27/10/2026). Dia mengajak perempuan untuk saling mendukung, mengembangkan potensi, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Tinawati mengatakan, Gebyar DWP tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, mengapresiasi potensi perempuan, serta membangun semangat untuk terus berkembang bersama.
“Perempuan hebat bukanlah perempuan yang harus melakukan semuanya dengan sempurna, melainkan perempuan yang mampu terus belajar, saling mendukung, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, organisasi, serta lingkungannya,” kata Tinawati.
Dia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk menciptakan ruang yang positif, inspiratif, dan menyenangkan. Menurutnya, lingkungan yang saling mendukung dapat mendorong perempuan untuk menghargai perbedaan sekaligus mengembangkan potensi masing-masing.

Tinawati menilai dukungan antar sesama perempuan tidak hanya mendorong pertumbuhan individu, tetapi juga memperkuat keluarga dan membangun masyarakat yang lebih baik.
“Ketika perempuan saling mendukung, kita tidak hanya bertumbuh sebagai individu, tetapi juga menguatkan keluarga dan membangun masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.
Dia berharap Gebyar DWP Provinsi Banten 2026 dapat memberikan semangat baru, kebahagiaan, dan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta.
“Saya berharap Gebyar DWP Provinsi Banten Tahun 2026 ini dapat menjadi sumber semangat baru, membawa kebahagiaan, dan meninggalkan kesan yang bermakna bagi kita semua,” tuturnya.
Gebyar DWP Banten 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten. Kegiatan ini diisi dengan senam bersama, lomba bazar UMKM binaan, serta lomba pagelaran busana Wastra Banten.
Ketua DWP Provinsi Banten, Mirra Deden Apriandhi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran hidup sehat, mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, dan melestarikan Wastra Banten sebagai warisan budaya bangsa.
“Senam bersama menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, bazar UMKM untuk mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, sedangkan pagelaran busana menjadi sarana melestarikan Wastra Banten,” ujar Mirra dalam laporannya.
Dia menjelaskan, kegiatan senam bersama diikuti 305 peserta yang berasal dari DWP organisasi perangkat daerah, Tim Penggerak PKK, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, dan Perwosi Banten.
Sementara itu, bazar UMKM melibatkan 50 UMKM binaan DWP Provinsi Banten. Selain itu, terdapat 18 UMKM yang berpartisipasi dari unsur DWP kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, serta BKOW Provinsi Banten.
Adapun lomba pagelaran busana Wastra Banten diikuti 40 peserta yang terdiri dari ketua DWP kabupaten dan kota se-Provinsi Banten serta ketua DWP unsur pelaksana di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Acara tersebut juga menampilkan beragam busana wastra dari istri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum BKOW sekaligus Penasihat DWP Provinsi Banten, Irna Narulita, serta sejumlah tamu undangan. (Red/Fidz)





