kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbis

Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
3 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar gerakan tanam padi serempak di lahan seluas 38 hektare yang tersebar di Kecamatan Wanasalam dan Malimping. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung target swasembada pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan gerakan tanam serempak dilaksanakan di lahan Brigade Pangan Bunga Padi Milenial di Kecamatan Wanasalam serta areal persawahan Desa Rahong, Kecamatan Malimping.

“Kita melakukan gerakan tanam serempak seluas 38 hektare di Kecamatan Malimping dan Wanasalam,” kata Rahmat seperti yang dikutip dari Antara.

Di Wanasalam, penanaman dilakukan di Kampung Neglasari, Desa Cipeucang, dengan luas lahan 18 hektare. Sementara di Malimping, kegiatan berlangsung di Desa Rahong dengan luas 20 hektare.

- Advertisement -
Ad image

Rahmat menjelaskan, gerakan tanam serempak merupakan bagian dari kegiatan nasional yang digelar di 25 provinsi. Program tersebut bertujuan meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan realisasi luas tambah tanam (LTT) guna memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga:

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa
Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah
Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok
Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka

Pemkab Lebak menargetkan luas tambah tanam pada 2026 mencapai 157 ribu hektare. Menurut Rahmat, program ini menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus mempertahankan surplus produksi beras di daerah.

Hingga Juni 2026, Kabupaten Lebak mencatat surplus beras sebesar 172.460 ton. Jumlah itu diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga 13 bulan ke depan.

Dalam pelaksanaannya, gerakan tanam serempak menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dikembangkan Kementerian Pertanian. Sistem pertanian presisi tersebut menerapkan pola tanam rapat dengan populasi tanaman lebih tinggi dibanding metode konvensional.

Baca Juga:

Saluran Air dan Sungai Cikatapis Dibersihkan, Warga Minta Penanganan Tak Berhenti di Gotong Royong
Gubernur Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Simbol Kepercayaan hingga Harapan
Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta
Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif

Jika metode konvensional hanya mampu menanam sekitar 300 ribu hingga 360 ribu rumpun per hektare, PM-AAS dapat meningkatkan populasi menjadi 800 ribu hingga 1 juta rumpun per hektare. Dengan sistem tanam benih langsung (tabela) berjarak sekitar 3 sentimeter, produktivitas panen disebut dapat meningkat signifikan.

Rahmat mengatakan produktivitas gabah kering panen (GKP) menggunakan metode konvensional rata-rata berkisar 5-6 ton per hektare. Sementara melalui PM-AAS hasil panen dapat mencapai 10-12,4 ton per hektare.

Tenaga penyuluh pertanian Mumin mengatakan metode tersebut memang membutuhkan benih lebih banyak, sekitar 70 kilogram per hektare. Namun, penggunaan pupuk dan air menjadi lebih efisien karena berbasis sistem pertanian presisi.

Gerakan tanam serempak ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Lebak meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan luas sawah baku mencapai 52.033 hektare, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali tanam dalam setahun atau IP 300.

- Advertisement -
Ad image

Pemkab berharap kolaborasi antara pemerintah, petani milenial, dan penerapan teknologi pertanian modern dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah
Selanjutnya SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa
TERKINI

Pemuda Galaxy Silebu Pasuluhan Siap Meriahkan HUT ke-81 RI, Gelar Lomba hingga Hiburan

Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah

Viral! Oknum Dishub Bekasi Diduga Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Dedi Mulyadi Minta Dipecat

Mentan Amran Bongkar Ulah Mafia Beras, Janji Sikat Tuntas dalam Dua Pekan

Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga

Kapolres Lebak Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Sasar Titik Rawan Kriminalitas

Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September

- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Inspirasi

Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi

Daerah News

Rotasi 102 Pejabat, Walkot Tangerang: Birokrasi Harus Makin Gesit Layani Masyarakat

Daerah Inspirasi

Karang Taruna Salurkan 96 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulomerak

Daerah Ekbis

Gebyar Bakti Wanita Nusantara Ramai, Perempuan dan UMKM Cilegon Makin Berdaya

Daerah Hukum

Polresta Serang Kota Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • News
  • Hukum
  • Nasional
  • Viral
  • Olahraga
  • Inspirasi
  • Politik
  • Opinion
  • Internasional
  • Pemerintahan
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com