kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiPolitikViral

Dari Bandung Kembali ke Banten, Jejak Pengabdian Asep Awaludin untuk Warga Lebak

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
12 Agustus 2026
Bagikan
5 menit baca
Bagikan

Oleh: Dian Wahyudi
Wartawan Kobarnewsid

Kobarnews.id, LEBAK – Bagi H. Asep Awaludin, S.E., M.H., menjadi anggota DPRD Provinsi Banten bukan sekadar menjalankan tugas politik. Di sela aktivitasnya sebagai legislator, ia memilih turun langsung menemui warga di pelosok Kabupaten Lebak.

Saat memiliki waktu luang dari agenda kedewanan, Asep menyusuri jalan-jalan kampung, mendatangi rumah warga, hingga berbincang dengan lanjut usia yang tengah menghadapi keterbatasan dan persoalan kesehatan.

Legislator asal Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, itu merupakan anggota DPRD Provinsi Banten periode 2024-2029 dari Fraksi Partai NasDem. Ia mewakili Daerah Pemilihan Banten 10 yang meliputi Kabupaten Lebak.

- Advertisement -
Ad image

Lahir pada 1 September 1981, Asep sebelumnya menghabiskan sekitar 25 tahun membangun karier dan aktivitas bisnis di Kota Bandung, Jawa Barat. Namun, ia kemudian memilih meninggalkan aktivitas tersebut dan kembali ke tanah kelahirannya di Banten.

Baca Juga:

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil
Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan
APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun

“Menjadi wakil rakyat adalah sebuah pengabdian untuk menjalankan amanah rakyat dalam upaya memperjuangkan aspirasi demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan. Sumpah jabatan yang diucapkan saat pelantikan adalah janji yang harus dijalankan sebaik-baiknya,” kata Asep.

Keputusan pulang ke Banten diakuinya bukan tanpa konsekuensi. Sejumlah aktivitas yang telah dibangun selama puluhan tahun di Bandung harus ditinggalkan.

“Sudah saatnya saya kembali ke tempat kelahiran saya, Banten, untuk turut berupaya mewujudkan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Doanya agar saya diberi kekuatan untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca Juga:

Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi
Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Andra Soni Dorong Generasi Muda Punya Growth Mindset
Jurnalis Independen Wajib Kritis, Netral dan Bela Kepentingan Publik
Pertamina EP Suntik Dana, Bidan Klinik Saung Sehat Baduy Dipastikan Tetap Melayani Setahun

Menyapa Warga di Pelosok Lebak

Di tengah kesibukan menjalankan fungsi legislasi, Asep tetap menyempatkan diri bertemu masyarakat secara langsung.

- Advertisement -
Ad image

Salah satunya dengan mengunjungi Lamsah (81), warga Kampung Solok Barang, Desa Ciginggang, Kecamatan Gunungkencana. Lamsah diketahui mengalami lumpuh total dan menjalani kehidupan dalam keterbatasan.

Dalam kunjungan tersebut, Asep tidak hanya memberikan perhatian, tetapi juga mendengarkan cerita dan kondisi yang dialami warga lanjut usia tersebut.

Ia juga mendatangi Bai, warga Kampung Harapan 1, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam. Perempuan lanjut usia itu hidup dengan keterbatasan fisik dan tinggal seorang diri.

- Advertisement -
Ad image

Menurut Asep, semangat hidup yang ditunjukkan Bai menjadi pelajaran tersendiri tentang keteguhan menghadapi keadaan.

Kunjungan serupa dilakukan kepada Ijah (67), warga Kampung Solok Barang, Desa Ciginggang. Ijah diketahui telah menjalani operasi tumor di bagian mulut dan selama sekitar lima tahun terakhir terus berjuang menghadapi kondisi tersebut.

Baca Juga:

Tamu Spanyol-India Terpukau Sekolah Hijau Al Qudwah, Ada Program Sampah Berlian
Bupati Lebak ‘Warning’ Satgas MBG: Jangan Sampai Makanan Bergizi Ancam Kesehatan
Disperindag Banten Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Polda Banten Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

Selain mereka, Asep juga menyambangi sejumlah warga lain yang membutuhkan perhatian.

Menurut dia, kehadiran wakil rakyat semestinya tidak hanya terlihat ketika menyusun kebijakan atau menghadiri rapat. Persoalan masyarakat di tingkat bawah juga perlu didengar secara langsung.

Dorong Pengelolaan Potensi Maritim Banten

Pengabdian Asep tidak hanya dilakukan melalui kunjungan ke masyarakat. Sebagai anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, ia juga terlibat dalam kerja kelembagaan, termasuk pembahasan sektor kelautan dan perikanan.

Asep turut mengikuti audiensi dan konsultasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia terkait lanjutan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Provinsi Banten.

Menurutnya, regulasi yang kuat diperlukan agar potensi maritim Banten dapat dikelola secara berkelanjutan. Pengelolaan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai sinkronisasi antara kebijakan daerah dan nasional menjadi bagian penting dalam penyusunan regulasi agar aturan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, Asep juga aktif mengikuti berbagai forum diskusi, podcast, dan kegiatan lainnya dengan beragam tema, mulai dari kelautan, pemberdayaan masyarakat pesisir hingga UMKM digital.

Perjalanan Asep Awaludin memperlihatkan dua sisi pengabdian seorang wakil rakyat. Di satu sisi, ia terlibat dalam pembahasan regulasi dan kebijakan di tingkat kelembagaan. Di sisi lain, ia berupaya hadir langsung di tengah warga yang hidup dalam keterbatasan.

Dari ruang audiensi hingga rumah-rumah sederhana di Gunungkencana, Wanasalam dan sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Lebak, Asep berupaya menerjemahkan amanah politik menjadi kerja yang dapat dirasakan masyarakat.

Kisah anak kampung yang kembali setelah puluhan tahun merantau itu pun menjadi gambaran bahwa pengabdian tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Terkadang, pengabdian dimulai dari langkah sederhana: kembali ke tanah kelahiran, mendengar keluhan warga, dan hadir bagi mereka yang membutuhkan. (*)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Diskomsantik Pandeglang Ucapkan Selamat atas Terbitnya Kobarnews.id
Selanjutnya Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Resmikan Gedung Baru SDN 03 Bojongmenteng
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi

Perlu Uluran Tangan! Dua Tahun Berjuang Lawan Gangguan Pernapasan, Atqiyya Butuh BiPAP Rp125 Juta

ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan

Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda

Daerah Hukum

Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Budaya Daerah

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter

Daerah

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Daerah Hukum

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com