kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahNasionalViral

Wayang Nganjor Bawa Rampak Bedug Pandeglang ke Panggung Nasional melalui IDP Fest 2026

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
5 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Rampak bedug Pandeglang bersama Wayang Nanjor saat pentas di TMI Jakarta.
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Rampak Bedug khas Pandeglang, Banten, tampil di panggung nasional melalui IDP Fest 2026. Wayang Nganjor Indonesia membawakan kesenian tradisional tersebut di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Dalam penampilannya, Wayang Nganjor Indonesia berkolaborasi dengan IDP Orchestra. Rampak Bedug dikemas dalam aransemen musik kontemporer yang diorkestrasi oleh musikus sekaligus komposer Ekki Soekarno.

Pertunjukan tersebut juga melibatkan Yuyun Arfah. Vokal Yuyun memperkaya warna musikal dan memberikan sentuhan emosional dalam perpaduan Rampak Bedug dengan orkestrasi modern.

Penggagas Wayang Nganjor Indonesia, Tirta Nugraha Pratama, mengatakan keikutsertaan dalam IDP Fest 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Pandeglang-Banten kepada khalayak yang lebih luas.

- Advertisement -
Ad image

“Keikutsertaan Wayang Nganjor Indonesia dalam IDP Fest 2026 bukan sekadar kesempatan untuk tampil di panggung nasional. Ini bagian dari semangat nganjor: berkunjung, berjumpa, dan bernegosiasi secara kreatif dengan beragam bentuk serta bahasa artistik,” ujar Tirta kepada wartawan usai acara tersebut, Jum’at (4/9/2026) malam.

Baca Juga:

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil
Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan
APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun

Menurut Tirta, Rampak Bedug tidak ditempatkan sekadar sebagai pelengkap pertunjukan. Kesenian tersebut menjadi identitas budaya Pandeglang-Banten yang dipertemukan dengan musik kontemporer.

“Rampak Bedug kami hadirkan bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai identitas Pandeglang-Banten yang memiliki kekuatan untuk berdialog dengan musik kontemporer,” katanya.

Dia menilai kolaborasi dengan IDP Orchestra membuktikan seni tradisi dapat berkembang dan masuk ke ruang pertunjukan modern tanpa kehilangan akar budayanya.

Baca Juga:

Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi
Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Andra Soni Dorong Generasi Muda Punya Growth Mindset
Jurnalis Independen Wajib Kritis, Netral dan Bela Kepentingan Publik
Pertamina EP Suntik Dana, Bidan Klinik Saung Sehat Baduy Dipastikan Tetap Melayani Setahun

“Tradisi akan tetap hidup ketika diberikan ruang untuk berkembang. Pertemuan antara Rampak Bedug, orkestrasi Ekki Soekarno, serta kekuatan vokal Yuyun Arfah membentuk dialog artistik yang luar biasa,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad image
Dalang Wayang Nanjor bersama tim rampak bedug Pandeglang.

Selain pertunjukan, Wayang Nganjor Indonesia turut memberikan edukasi mengenai Rampak Bedug melalui sesi Impresi Perkusi Indonesia. Sesi ini menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas, nilai, karakter, dan potensi pengembangan Rampak Bedug sebagai seni perkusi tradisional Banten.

“Kami tidak hanya hadir untuk mempertunjukkan Rampak Bedug, tetapi juga berbagi pengetahuan mengenai nilai budaya yang hidup di dalamnya. Bagi kami, panggung pertunjukan dan ruang edukasi merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam upaya merawat dan mengembangkan kebudayaan,” kata Tirta.

Tirta berharap keterlibatan Wayang Nganjor Indonesia di IDP Fest 2026 dapat membuka ruang lebih luas bagi seniman daerah untuk mengembangkan kebudayaan melalui kreativitas dan kolaborasi.

- Advertisement -
Ad image

“Kami berharap keterlibatan ini dapat membuka jalan yang lebih luas bagi para seniman daerah untuk menjadikan kebudayaan sebagai sumber penciptaan yang hidup, relevan, dan membanggakan,” ujarnya.

Penampilan tersebut menjadi momentum bagi Rampak Bedug Pandeglang untuk memperluas ruang apresiasi di tingkat nasional. Kesenian tradisional yang tumbuh di Banten itu kini dipertemukan dengan orkestrasi modern tanpa meninggalkan identitas budayanya. (Red/Rez)

Baca Juga:

Tamu Spanyol-India Terpukau Sekolah Hijau Al Qudwah, Ada Program Sampah Berlian
Bupati Lebak ‘Warning’ Satgas MBG: Jangan Sampai Makanan Bergizi Ancam Kesehatan
Disperindag Banten Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Polda Banten Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Wagub Banten Sebut Guru PAUD Punya Peran Besar Bentuk Akhlak Anak
Selanjutnya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai 50 Ribu Kaki, Bergerak ke Barat-Tenggara
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi

Perlu Uluran Tangan! Dua Tahun Berjuang Lawan Gangguan Pernapasan, Atqiyya Butuh BiPAP Rp125 Juta

ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan

Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda

Daerah Hukum

Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Budaya Daerah

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter

Daerah

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Daerah Hukum

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com