KOBARNEWS.ID, SERANG – Sesosok jasad pria ditemukan di area perkebunan tanah bengkok milik Desa Panyirapan, tepatnya di Kampung Sikupa, Desa Taman Sari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Hingga kini, identitas jasad tersebut masih belum diketahui.
Jasad itu ditemukan pada Minggu (27/9/2026). Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum mengevakuasinya untuk proses identifikasi.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, jasad tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki.
“Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian lengan pendek tanpa menggunakan celana,” kata Maruli kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).
Setelah ditemukan, jasad langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Proses tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas jasad melalui pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk identitas korban saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan menunggu hasil laboratorium,” ujarnya.
Polisi hingga kini belum menyampaikan identitas maupun informasi lain mengenai jasad tersebut. Hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu untuk memastikan identitasnya.
Polda Banten kemudian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang sesuai dengan ciri-ciri jasad yang ditemukan.
“Apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai, kami mengimbau agar segera menghubungi kami untuk membantu proses identifikasi,” ujar Maruli.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait temuan jasad tersebut juga diminta menyampaikannya kepada kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
Polisi masih melakukan proses pemeriksaan terhadap temuan tersebut. Informasi mengenai identitas dan kondisi jasad selanjutnya akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan diperoleh.
Sebagaimana diketahui sebelumnya diberitakan, Seorang petani menemukan sesosok mayat tanpa identitas di area perkebunan tanah bengkok Desa Panyirapan, Kampung Sikupa, Desa Taman Sari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (27/9/2026).
Mayat tersebut ditemukan setelah petani itu mencium bau menyengat saat hendak menyemprot rumput di lahan garapannya. (Danu)




