Kobarnews.id, JAKARTA – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda menjadi perhatian pemerintah. Presiden Republik Indonesia mengimbau masyarakat, khususnya warga di Jakarta, Banten, Lampung, dan wilayah sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.
Presiden Prabowo meminta masyarakat untuk mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Warga juga diingatkan untuk mematuhi zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.
Perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau pemerintah bersama jajaran terkait, termasuk BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait.
Bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik, pemerintah mengimbau untuk menggunakan masker atau pelindung pernapasan. Warga juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat konsentrasi abu cukup pekat serta mengikuti petunjuk petugas kesehatan dan pemerintah daerah.
Presiden turut mengajak masyarakat untuk berdoa agar seluruh rakyat Indonesia mendapat perlindungan.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia.” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada serta mengutamakan keselamatan. Warga juga diminta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau yang belum terverifikasi. (Red)


