Kobarnews.id, LEBAK – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Lebak siap mendukung dan mengawal program sekolah gratis yang dicanangkan Gubernur Banten. Program tersebut mencakup 70 sekolah, baik negeri maupun swasta, khususnya jenjang SMA dan SMK.
Kepala KCD Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Lebak, Gugun Nugraha, mengatakan pihaknya mengapresiasi program sekolah gratis tersebut. Ia memastikan KCD siap mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Saya sangat mengapresiasi program sekolah gratis ini dari Pak Gubernur Banten. Tentunya kami siap mengawal program ini agar bisa berjalan dengan lancar sesuai norma dan ketentuan yang berlaku,” kata Gugun kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).
Selain mengawal program sekolah gratis, Gugun mendorong adanya sinergi antara sektor pendidikan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Perindustrian.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menyiapkan lulusan, khususnya siswa SMK, agar memiliki peluang kerja maupun usaha setelah menyelesaikan pendidikan.
“Harus ada integrasi dari berbagai sektor agar peluang usaha dan pekerjaan bisa diciptakan,” ujarnya.
Gugun mencontohkan keberadaan proyek nasional di Kabupaten Lebak, seperti pembangunan jalan tol, yang menurutnya dapat menjadi peluang bagi masyarakat setempat. Terdapat dua kecamatan yang dilalui jalan tol dan masuk wilayah yang diproyeksikan sebagai zona industri, yakni Kecamatan Cikulur dan Cileles.
Menurutnya, peluang kerja dan usaha di wilayah tersebut perlu dipersiapkan sejak sekarang, termasuk dari sisi sumber daya manusia (SDM).
“Kita dari sektor pendidikan mempersiapkan sumber daya manusianya, khususnya dari SMK. Jangan sampai anak didik kita hanya menjadi penonton, bukan penikmat di lokasi industri nanti,” katanya.
Gugun berharap sinergi dan kolaborasi antar-OPD dapat berjalan dengan baik. Dengan begitu, sektor pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga turut membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Lebak.
“Harapannya sinergitas dan kolaborasi ini bisa berjalan dengan baik sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Lebak,” pungkasnya. (Red/Hikmat)



