Kobarnews.id, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melakukan konsultasi teknis dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk menyelaraskan data luas wilayah, mengevaluasi referensi garis pantai, serta mengoordinasikan batas wilayah Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Pertemuan tersebut dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lebak, Alkadri, didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Lebak.
Alkadri mengatakan, data geospasial yang akurat menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Karena itu, sinkronisasi data dengan BIG diperlukan agar seluruh program pembangunan memiliki landasan informasi yang valid.
“Koordinasi ini menjadi langkah penting agar seluruh kebijakan dan pembangunan di Kabupaten Lebak didukung oleh data geospasial yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Alkadri.
Menurutnya, penyelarasan data wilayah tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi juga berpengaruh terhadap penataan ruang, pengelolaan sumber daya, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan publik.
Dalam konsultasi tersebut, Pemkab Lebak dan BIG juga membahas evaluasi referensi garis pantai serta koordinasi batas wilayah antara Provinsi Banten dan Jawa Barat. Pembahasan itu dilakukan untuk memberikan kepastian batas wilayah dan meminimalkan perbedaan data antarinstansi.
Pemkab Lebak berharap koordinasi dengan BIG terus berlanjut agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah didukung data geospasial yang akurat dan terintegrasi. Langkah itu juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran. (Dian)


