kobarnews.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInfrastruktur

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Desa di Malingping Dibangun Lewat Bang Andra

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
30 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Gubernur Banten Andra Soni meresmikan jalan desa melalui program Bang Andra di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak./istimewa
Bagikan

KOBARNEWS.ID, LEBAK — Penantian warga Desa Sukaraja dan Kersaratu, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, akhirnya terbayar. Jalan desa yang selama puluhan tahun rusak kini diperbaiki melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra.

Dampaknya langsung dirasakan warga. Akses menuju pasar yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 30 menit kini bisa ditempuh kurang dari lima menit.

Jalan tersebut menjadi bagian dari 62 ruas jalan yang dibangun Pemerintah Provinsi Banten melalui program Bang Andra Tahun Anggaran 2025. Peresmian 62 ruas jalan itu dilakukan Gubernur Banten Andra Soni di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Rabu (30/9/2026).

Perbaikan infrastruktur ini bukan sekadar soal jalan mulus. Bagi warga desa, akses jalan berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik.

- Advertisement -
Ad image

Kerusakan jalan selama bertahun-tahun membuat mobilitas warga terhambat. Kini, waktu tempuh yang terpangkas diharapkan ikut menekan biaya transportasi dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Baca Juga:

Wagub Banten Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Trade Expo Indonesia
Kapolda Banten Silaturahmi ke Abuya Muhtadi dan Abuya Murtadlo, Perkuat Sinergi Ulama-Polri
Disnakertrans Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Barista untuk Desa Wisata
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Rusak 7 Ruko, Sejumlah Warga Terluka

Andra Soni mengatakan pembangunan jalan desa menjadi salah satu instrumen pemerataan pembangunan di Banten.

“Pembangunan jalan desa adalah kunci pemerataan pembangunan dan pengikisan disparitas antarwilayah. Jalan yang baik akan menggerakkan ekonomi warga, mempermudah akses kesehatan serta pendidikan,” ujar Andra Soni.

Pada tahun pertama pelaksanaannya, program Bang Andra mencatat pembangunan sepanjang 71,05 kilometer yang tersebar di 62 ruas jalan di sejumlah wilayah Banten.

Baca Juga:

Pansus V DPRD Pandeglang Dorong Pengelolaan Aset Daerah Lebih Optimal
Ketua Fraksi Gerindra Soroti Kinerja OPD Kabupaten Serang: Jangan Cuma Seremonial!
Bupati Lebak Hadiri Kick-off Pembangunan 104 Huntap Korban Bencana
Warga Malingping Adukan Jalan Rusak ke Fraksi PKS DPRD Banten, Minta Masuk Program Bang Andra 2027

Kabupaten Lebak mendapat porsi pembangunan terpanjang, yakni 29,63 kilometer. Disusul Kabupaten Pandeglang 26,71 kilometer, Kabupaten Serang 9,09 kilometer, Kota Serang 4,61 kilometer, dan Kabupaten Tangerang 2,01 kilometer.

- Advertisement -
Ad image

Jika dihitung berdasarkan penerima manfaat, pembangunan tersebut menyentuh sekitar 351.099 jiwa di 101 desa.

Tak hanya menghubungkan permukiman, infrastruktur tersebut juga membuka akses terhadap 192 sekolah, 67 fasilitas kesehatan, serta lebih dari 38.000 hektare lahan pertanian dan perkebunan.

Angka tersebut menunjukkan jalan desa bukan sekadar proyek fisik. Infrastruktur jalan menjadi salah satu penentu seberapa cepat hasil pertanian bisa dibawa ke pasar, seberapa mudah warga mendapatkan layanan kesehatan, dan seberapa dekat anak-anak desa dengan fasilitas pendidikan.

- Advertisement -
Ad image

Namun, pekerjaan rumah pemerintah belum berhenti setelah jalan selesai dibangun.

Jalan yang baru diperbaiki harus dijaga kualitasnya agar tidak kembali rusak dalam waktu singkat. Pemeliharaan, pengawasan kualitas pekerjaan, serta penentuan ruas yang benar-benar menjadi kebutuhan mendesak masyarakat akan menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program.

Baca Juga:

Puskesmas Petir Gandeng Paraji, Persalinan Wajib di Fasilitas Kesehatan
Santri Ponpes Al-Mu’awanah Sambut Haru Kedatangan Polisi, Doakan Keselamatan Personel
Gebrakan Awal Kadisparpora Kota Serang, Ahmad Nuri Gagas Gerakan Pemuda Jaga Kamtibmas
Disbudpar Lebak Perkuat Pelestarian dan Penetapan Status Cagar Budaya

Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan program Bang Andra akan kembali dilanjutkan pada 2026.

Pemprov Banten menargetkan pembangunan 33 ruas jalan desa sepanjang 46 kilometer dengan anggaran sekitar Rp164 miliar.

Artinya, tantangan berikutnya bukan hanya menambah panjang jalan yang dibangun. Pemerintah juga dituntut memastikan pembangunan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi persoalan akses dasar.

Andra Soni meminta masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

“Jalan yang sudah dibangun harus dijaga dan dipelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata dia.

Program Bang Andra pun kini menghadapi pekerjaan lanjutan: memastikan jalan yang sudah dibangun tidak kembali menjadi persoalan baru beberapa tahun ke depan.

Sebab, bagi warga desa, jalan bukan sekadar hamparan aspal dan angka kilometer dalam laporan pembangunan. Jalan adalah akses menuju pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, dan sumber penghidupan mereka. (Dian)

TAGGED:BangAndraJalan DesaLebakMalingpingPemprov Banten
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Program Bang Andra Dilanjutkan, Pemprov Banten Bangun 33 Ruas Jalan Desa pada 2026
Selanjutnya Sekolah Rakyat di Lebak Tampung 270 Anak dari Keluarga Miskin
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Festival Pop Singer Banten 2026 Dibuka untuk Umum, Catat Jadwalnya!

Viral! Mahar Pernikahan Wanita Asal Pandeglang, Disebut Dapat Rp 1,5 Miliar hingga Kebun Sawit

Bupati Lebak Teken MoU Pengembangan Ekonomi Padi Terintegrasi 2026

DPRD Pandeglang Siap Kawal Peningkatan Layanan RSUD Berkah, Soroti Freezer Jenazah Rusak

Muhadi: Pendidikan Agama Anak Dimulai dari Lingkungan Keluarga

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Bedolan Pamarayan Digelar 17 Oktober, Warga Diimbau Utamakan Keselamatan

Daerah Hukum

Kapolda Banten Sambangi DPRD, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Daerah Infrastruktur

Jalan Menuju Dalung di Kota Serang Rusak dan Berlubang, Warga Keluhkan Bahaya Kecelakaan

Barjas Daerah

Dindikpora Pandeglang Siapkan Popda 2028, Pelatihan Pemuda Digelar untuk 5 OKP

Daerah Inspirasi

Bukan Cuma Seremonial Ulang Tahun, Forum Wartawan Banten Pilih Ketuk Pintu Langit Lewat Santunan Yatim

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com