Kobarnews.id, LEBAK – Penutupan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di kawasan Jembatan Keong dan Jembatan Dua, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mulai membuahkan hasil.
Kawasan yang sebelumnya kerap dipenuhi tumpukan sampah kini terlihat lebih bersih dan tertata. Bau tak sedap yang sebelumnya mengganggu warga dan pengguna jalan saat melintas juga sudah tidak lagi tercium.
Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga berharap kebersihan kawasan tersebut dapat terus dipertahankan dan tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Yanto (38), warga Rangkasbitung yang sehari-hari melintas di kawasan tersebut, mengaku perubahan kondisi lingkungan cukup terasa setelah TPS ditutup dan kebersihan kawasan terus dijaga.
“Sekarang jauh lebih bersih. Yang paling terasa itu sudah tidak ada bau tidak sedap ketika melintas. Dulu kalau ada tumpukan sampah, baunya cukup mengganggu,” ujar Yanto kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, penutupan TPS harus dibarengi pengawasan secara berkelanjutan. Sebab, tanpa pengawasan, bukan tidak mungkin lokasi tersebut kembali menjadi tempat pembuangan sampah sembarangan.
“Jangan sampai sudah ditutup, nanti muncul lagi tumpukan sampah. Kebersihan seperti ini harus dipertahankan. Masyarakat juga harus ikut menjaga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, S.T., M.T., menyambut positif apresiasi masyarakat terhadap kondisi kawasan tersebut.
Menurut Irvan, dukungan warga menjadi energi positif sekaligus motivasi bagi jajaran DLH, terutama petugas yang setiap hari berada di lapangan.
“Alhamdulillah, kami menyambut baik apresiasi dari masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan para petugas di lapangan untuk terus bekerja dengan baik, sesuai tugas dan fungsinya dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Irvan.
Irvan menegaskan, persoalan kebersihan tidak selesai hanya dengan menutup TPS. Pengawasan dan pemeliharaan kawasan tetap diperlukan agar lokasi tidak kembali menjadi titik pembuangan sampah liar.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kondisi yang sudah bersih ini bisa kita pertahankan. Petugas akan terus menjalankan tugasnya, tetapi kami juga berharap masyarakat ikut menjaga dan tidak kembali membuang sampah sembarangan,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan persoalan sampah.
“Kalau masyarakat dan petugas sama-sama memiliki kepedulian, tentu hasilnya akan lebih baik. Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pantauan Kobarnews.id, Sabtu (19/9/2026), kawasan Jembatan Keong dan Jembatan Dua Rangkasbitung terlihat bersih dan tidak lagi dipenuhi tumpukan sampah seperti sebelumnya.
Penutupan TPS di dua lokasi tersebut bukan sekadar menghentikan aktivitas pembuangan sampah. Langkah itu juga perlu dibarengi pengawasan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat, perubahan kondisi kawasan kini cukup terasa. Pemandangan lebih bersih, tumpukan sampah berkurang, dan bau tak sedap yang sebelumnya mengganggu pengguna jalan saat melintas sudah hilang.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempertahankan kebersihan kawasan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak kembali menjadikan ruang publik sebagai tempat pembuangan sampah. (Red/Dian)




