Kobarnews.id, PANDEGLANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat memperkuat budaya berzakat. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) BAZNAS Provinsi Banten Tahun 2026 di Hotel Horison, Kabupaten Pandeglang, Selasa (29/9/2026).
Dimyati mengatakan, pengelolaan zakat yang efektif dan tepat sasaran bisa memperluas manfaat dana umat. Bahkan, zakat dapat ikut mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten.
“Zakat merupakan bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan. Di sisi lain, zakat juga menjadi sarana menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Dimyati.
Karena itu, kata dia, literasi zakat perlu terus digencarkan. Sosialisasi tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga lingkungan sekolah, tenaga pendidik, pemangku kepentingan, hingga jajaran pemerintahan.
“Mengajak masyarakat berzakat juga merupakan bagian dari dakwah. Melalui ajakan tersebut, masyarakat didorong untuk saling berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.
Dimyati menilai, sosialisasi juga penting untuk meningkatkan pemahaman para muzaki maupun mustahik. Dengan pemahaman yang baik, pengelolaan dan penyaluran zakat diharapkan semakin optimal.
“Tugas kita adalah berdakwah, menyampaikan, dan mengajak,” tegasnya.
Dia menambahkan, BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengelola dan menyalurkan dana umat. Sejumlah program, seperti beasiswa pendidikan dan bantuan sosial, menjadi bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk masyarakat.
Dimyati berharap pengelolaan zakat oleh BAZNAS ke depan semakin efektif, efisien, dan transparan. Dengan begitu, dana yang dihimpun dapat benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dia juga mendorong penguatan sinergi antara Pemprov Banten dan BAZNAS untuk mengoptimalkan potensi zakat yang ada.
“Melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal, kita berharap hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Banten yang berkah, maju, dan sejahtera. Kita bersama-sama dengan BAZNAS membangun negeri, bangsa, dan Banten,” pungkasnya. (Red/Riyan)




