Kobarnews.id, TANGERANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 3.567 lulusan sarjana menganggur di wilayah tersebut pada 2025. Meski demikian, angka pengangguran dari kelompok berpendidikan sarjana mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Statistik Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang, Masayu Norma Yunita Sari, mengatakan data tersebut berasal dari hasil pendataan ketenagakerjaan BPS.
“Pada 2025, pengangguran dengan pendidikan sarjana di Kabupaten Tangerang mencapai 3.567 orang, sedangkan yang sudah bekerja sebanyak 25.298 orang,” kata Masayu kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Norma mengungkapkan, jumlah pengangguran lulusan sarjana tersebut turun dibandingkan 2024 yang tercatat sekitar 8.550 orang.
Penurunan juga terlihat dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk kelompok pendidikan sarjana. TPT sarjana turun dari 5,77 persen pada 2024 menjadi 2,77 persen pada 2025.
“Jadi ada penurunan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Meski mencatat jumlah pengangguran berdasarkan tingkat pendidikan, BPS Kabupaten Tangerang tidak memiliki data secara rinci mengenai fakultas maupun jurusan para sarjana yang belum bekerja.
Norma menjelaskan, pendataan ketenagakerjaan yang dilakukan BPS bersifat makro melalui survei. Karena itu, data yang dihasilkan tidak sampai pada klasifikasi jurusan atau program studi.
“Kami tidak ada data itu, baik jenjang pendidikan maupun jurusan,” jelasnya.
Dengan demikian, BPS Kabupaten Tangerang hanya dapat menyajikan data ketenagakerjaan berdasarkan kelompok pendidikan secara umum, bukan berdasarkan bidang keilmuan atau program studi lulusan sarjana. (Red/Rez)



