Kobarnews.id, PANDEGLANG – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kampung Kahuripan, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, diwarnai ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kekeringan dan sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Acara tersebut dihadiri Kapolsek Pagelaran, Kepala Desa Sukadame, serta anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumantri.
Dalam sambutannya, Dede Sumantri mengajak warga dan jemaah Maulid Nabi untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar berbagai musibah yang sedang terjadi segera berakhir.
“Kita saat ini sedang menghadapi musibah kekeringan dan juga sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Karena itu, mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar musibah ini segera berakhir dan hujan segera diturunkan,” kata Dede dalam sambutannya.
Selain berdoa, Dede juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila berada di tengah sebaran abu vulkanik.
Dia juga mengajak para ulama, tokoh agama, dan masyarakat untuk melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan.
“Kami mengajak para ulama dan tokoh agama untuk bersama-sama melaksanakan salat istisqa. Semoga ikhtiar kita mengetuk langit ini dikabulkan Allah SWT, hujan segera turun, serta kondisi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik segera mereda,” ujarnya.
Dede juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hal itu dinilai penting agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Ikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga yang berwenang terkait perkembangan Gunung Anak Krakatau. Jangan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Acara maulid Nabi Muhammad SAW itu mengundang penceramah KH. Aa Khaul Gibran Fasya dari Mandalawangi untuk memberikan tausiyah dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. (Red/Riyan)



