Kobarnews.id, LEBAK – Nama Kabupaten Lebak kembali berkibar di pentas nasional. Chaysar Purnama Putra, siswa SMA Negeri 1 Panggarangan, berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 mewakili Provinsi Banten.
Chaysar merupakan putra Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. Siswa yang sebelumnya duduk di kelas X dan kini naik ke kelas XI itu mencetak sejarah setelah mengakhiri penantian belasan tahun Kabupaten Lebak untuk kembali mengirimkan putra daerah ke Paskibraka tingkat nasional.
Prestasi tersebut sontak menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga masyarakat Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten. Chaysar membuktikan bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di level nasional jika dibarengi kerja keras, disiplin dan kemauan kuat.
Sebagai anggota Paskibraka tingkat pusat, Chaysar mendapat kepercayaan menjalankan tugas negara dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Direktur Penyelenggaraan Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) BPIP, Dr. Fuad Lutfi, S.T., M.Si., M.T., yang juga berasal dari Kabupaten Lebak, mengatakan Paskibraka bukan sekadar soal mengibarkan bendera.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter generasi muda sekaligus sarana menanamkan nilai-nilai Pancasila. Melalui Paskibraka, para pelajar ditempa agar memiliki disiplin, tanggung jawab, nasionalisme dan semangat kebangsaan.
Chaysar mengaku bangga sekaligus bersyukur bisa membawa nama Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten hingga ke tingkat nasional.
Baginya, menjadi anggota Paskibraka Nasional bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah besar. Ia berkomitmen menjalankan seluruh rangkaian tugas dengan disiplin dan memberikan kemampuan terbaik untuk bangsa serta daerah asalnya.
Keberhasilan Chaysar diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pelajar lainnya di Kabupaten Lebak. Prestasinya menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki peluang yang sama untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Bagi Kabupaten Lebak, kiprah Chaysar bukan sekadar cerita tentang seorang pelajar yang berhasil menembus Paskibraka Nasional. Lebih dari itu, keberhasilannya menjadi catatan penting dalam pembinaan generasi muda sekaligus momentum untuk kembali melahirkan talenta-talenta terbaik daerah.
Kini, Chaysar membawa nama Lebak ke panggung nasional. Dari sebuah desa di pelosok Lebak, langkahnya menjadi simbol bahwa mimpi anak daerah pun bisa sampai ke tingkat tertinggi, selama ditempuh dengan kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah.



