kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BarjasDaerahInfrastrukturNewsViral

5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
17 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Walikota Serang Budi Rustandi saat meninjau lokasi Kali Parung yang saat ini tengah dinormalisasi sepanjang sekitar 1 kilometer.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) menangani sejumlah sungai di Kota Serang, Banten. Penanganan dilakukan sebagai persiapan menghadapi musim hujan akhir tahun.

Sedikitnya lima hingga enam sungai masuk dalam program penanganan BBWSC3. Salah satunya Kali Parung yang saat ini tengah dinormalisasi sepanjang sekitar 1 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan normalisasi Kali Parung dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan genangan saat musim hujan.

Contents
  • 5-6 Sungai Ditangani
  • Sampah hingga Bangunan Liar Jadi Kendala

“Kebetulan saya mendampingi Pak Wali untuk meninjau pelaksanaan normalisasi Kali Parung oleh Balai C3 yang kebetulan hadir di sini. Ini dalam rangka mempersiapkan musim penghujan di akhir tahun nanti,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

- Advertisement -
Ad image

Iwan memperkirakan normalisasi Kali Parung selesai dalam waktu sekitar 10 hari kerja. Pekerjaan itu diharapkan dapat mengurangi genangan yang kerap terjadi saat hujan.

Baca Juga:

Tuntut Ditemui Gubernur dan Ketua DPRD Banten, X-NAPi Ancam Gelar Aksi 60 Hari, Bawa Pocong dan Keranda
Islam Dominasi 98,98 Persen Penduduk Lebak, Disdukcapil Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Wamenag Buka Perkemahan Milad ke-30 Ponpes Manahijussadat, Santri Diminta Tunjukkan Potensi Terbaik
Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Pastikan Aktivitas Pagi Lancar

“Alhamdulillah, ada bantuan dari pemerintah pusat melalui Balai C3 untuk melakukan kegiatan normalisasi sepanjang kurang lebih satu kilometer. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meminimalisir persoalan yang sering terjadi ketika musim penghujan,” ujarnya.

5-6 Sungai Ditangani

Iwan mengatakan Kali Parung bukan satu-satunya sungai di Kota Serang yang mendapat penanganan dari BBWSC3. Sejumlah sungai lainnya juga masuk dalam program yang dikerjakan secara bertahap.

“Sebetulnya Balai C3 memiliki banyak program di Kota Serang. Ada Cibanten, kemudian kemarin Kali Sultan, Bendung Karet, dan hari ini juga di Kali Parung,” jelasnya.

Baca Juga:

Pemprov Banten Salurkan Bansos Rp 8,15 Miliar, 16.311 Keluarga Terima Bantuan
Mahasiswa Lebak Geruduk KP3B, Bongkar Dugaan Proyek Bang Andra Tak Sesuai Spek
Kapolda Banten Turun ke Jalan, Ingatkan Pelajar: Jangan Jadi Gangster, Masa Depan Bukan di Jalanan!
ArenKula Nusantara Jadi Satu-satunya Wakil Lebak yang Masuk 10 Besar Jawara UMKM Banten 2026

Beberapa sungai yang masuk program tersebut di antaranya Sungai Cibanten, Kali Parung, Ciwaka, Kalipadek, dan Sukadana.

- Advertisement -
Ad image

Sebagian pekerjaan telah selesai, sementara lainnya masih dalam proses.

“Ada Sungai Cibanten, kemudian Kali Parung, Ciwaka juga sudah. Kemudian Kalipadek, termasuk Sukadana juga ada lanjutan. Kurang lebih ada lima sampai enam sungai yang ada di Kota Serang. Itu semua dalam progres pengerjaan. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih berproses,” kata Iwan.

DPUPR Kota Serang turut mendampingi penanganan tersebut. Pendampingan dilakukan melalui kajian serta pemberian informasi terkait lokasi yang selama ini rawan banjir dan genangan.

- Advertisement -
Ad image

Iwan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan sungai di Kota Serang.

“Yang pasti, Pemerintah Kota Serang mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Setelah sekian tahun, tahun ini bisa terealisasi di hampir seluruh sungai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga:

Banjir Menghantui Lagi, Warga Permata Kasemen Tagih Janji Pengembang dan Desak Pemkot Serang Turun Tangan!
DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029
Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga

Sampah hingga Bangunan Liar Jadi Kendala

Iwan mengatakan persoalan sungai di Kota Serang tidak hanya terkait sedimentasi. Sampah, pohon liar, dan bangunan di sekitar aliran sungai juga menjadi persoalan.

“Ya, salah satunya mungkin teman-teman bisa lihat keberadaan Kali Parung ini. Perlu adanya normalisasi dan pengerukan sedimentasi. Kemudian, satu lagi persoalan yang banyak ditemukan adalah sampah yang masuk ke dalam area sungai,” katanya.

Keberadaan bangunan liar di sepanjang daerah aliran sungai juga menjadi kendala dalam proses normalisasi. Kondisi itu dapat menyulitkan alat berat menjangkau sejumlah titik yang perlu ditangani.

“Persoalannya adalah sedimentasi, kemudian banyak pohon liar yang menghalangi jalur sungai. Selain itu, ada juga sampah, termasuk bangunan liar yang berdiri di sepanjang daerah sungai,” kata Iwan.

Menurut Iwan, penanganan sungai membutuhkan dukungan berbagai pihak. Selain normalisasi dan pengerukan sedimentasi, kondisi aliran sungai perlu dijaga agar tidak kembali dipenuhi sampah maupun berbagai hambatan lainnya. (Red/Danu)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun
Selanjutnya Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup

Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api

Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan

Budaya Inspirasi

Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten

Daerah Hukum

Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD

Ekbis Inspirasi

Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

Budaya Daerah

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com