kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BarjasDaerahInfrastrukturNewsViral

5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
17 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Walikota Serang Budi Rustandi saat meninjau lokasi Kali Parung yang saat ini tengah dinormalisasi sepanjang sekitar 1 kilometer.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) menangani sejumlah sungai di Kota Serang, Banten. Penanganan dilakukan sebagai persiapan menghadapi musim hujan akhir tahun.

Sedikitnya lima hingga enam sungai masuk dalam program penanganan BBWSC3. Salah satunya Kali Parung yang saat ini tengah dinormalisasi sepanjang sekitar 1 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan normalisasi Kali Parung dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan genangan saat musim hujan.

Contents
  • 5-6 Sungai Ditangani
  • Sampah hingga Bangunan Liar Jadi Kendala

“Kebetulan saya mendampingi Pak Wali untuk meninjau pelaksanaan normalisasi Kali Parung oleh Balai C3 yang kebetulan hadir di sini. Ini dalam rangka mempersiapkan musim penghujan di akhir tahun nanti,” kata Iwan kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

- Advertisement -
Ad image

Iwan memperkirakan normalisasi Kali Parung selesai dalam waktu sekitar 10 hari kerja. Pekerjaan itu diharapkan dapat mengurangi genangan yang kerap terjadi saat hujan.

Baca Juga:

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil
Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun
Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi

“Alhamdulillah, ada bantuan dari pemerintah pusat melalui Balai C3 untuk melakukan kegiatan normalisasi sepanjang kurang lebih satu kilometer. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meminimalisir persoalan yang sering terjadi ketika musim penghujan,” ujarnya.

5-6 Sungai Ditangani

Iwan mengatakan Kali Parung bukan satu-satunya sungai di Kota Serang yang mendapat penanganan dari BBWSC3. Sejumlah sungai lainnya juga masuk dalam program yang dikerjakan secara bertahap.

“Sebetulnya Balai C3 memiliki banyak program di Kota Serang. Ada Cibanten, kemudian kemarin Kali Sultan, Bendung Karet, dan hari ini juga di Kali Parung,” jelasnya.

Baca Juga:

Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Andra Soni Dorong Generasi Muda Punya Growth Mindset
Jurnalis Independen Wajib Kritis, Netral dan Bela Kepentingan Publik
Pertamina EP Suntik Dana, Bidan Klinik Saung Sehat Baduy Dipastikan Tetap Melayani Setahun
Tamu Spanyol-India Terpukau Sekolah Hijau Al Qudwah, Ada Program Sampah Berlian

Beberapa sungai yang masuk program tersebut di antaranya Sungai Cibanten, Kali Parung, Ciwaka, Kalipadek, dan Sukadana.

- Advertisement -
Ad image

Sebagian pekerjaan telah selesai, sementara lainnya masih dalam proses.

“Ada Sungai Cibanten, kemudian Kali Parung, Ciwaka juga sudah. Kemudian Kalipadek, termasuk Sukadana juga ada lanjutan. Kurang lebih ada lima sampai enam sungai yang ada di Kota Serang. Itu semua dalam progres pengerjaan. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih berproses,” kata Iwan.

DPUPR Kota Serang turut mendampingi penanganan tersebut. Pendampingan dilakukan melalui kajian serta pemberian informasi terkait lokasi yang selama ini rawan banjir dan genangan.

- Advertisement -
Ad image

Iwan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan sungai di Kota Serang.

“Yang pasti, Pemerintah Kota Serang mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Setelah sekian tahun, tahun ini bisa terealisasi di hampir seluruh sungai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Lebak ‘Warning’ Satgas MBG: Jangan Sampai Makanan Bergizi Ancam Kesehatan
Disperindag Banten Siapkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Polda Banten Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak
KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi

Sampah hingga Bangunan Liar Jadi Kendala

Iwan mengatakan persoalan sungai di Kota Serang tidak hanya terkait sedimentasi. Sampah, pohon liar, dan bangunan di sekitar aliran sungai juga menjadi persoalan.

“Ya, salah satunya mungkin teman-teman bisa lihat keberadaan Kali Parung ini. Perlu adanya normalisasi dan pengerukan sedimentasi. Kemudian, satu lagi persoalan yang banyak ditemukan adalah sampah yang masuk ke dalam area sungai,” katanya.

Keberadaan bangunan liar di sepanjang daerah aliran sungai juga menjadi kendala dalam proses normalisasi. Kondisi itu dapat menyulitkan alat berat menjangkau sejumlah titik yang perlu ditangani.

“Persoalannya adalah sedimentasi, kemudian banyak pohon liar yang menghalangi jalur sungai. Selain itu, ada juga sampah, termasuk bangunan liar yang berdiri di sepanjang daerah sungai,” kata Iwan.

Menurut Iwan, penanganan sungai membutuhkan dukungan berbagai pihak. Selain normalisasi dan pengerukan sedimentasi, kondisi aliran sungai perlu dijaga agar tidak kembali dipenuhi sampah maupun berbagai hambatan lainnya. (Red/Danu)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun
Selanjutnya Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Perlu Uluran Tangan! Dua Tahun Berjuang Lawan Gangguan Pernapasan, Atqiyya Butuh BiPAP Rp125 Juta

ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan

Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Budaya Daerah

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter

Daerah

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Daerah Hukum

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar

Ekbis Hukum

Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com