Kobarnews.id, LEBAK – Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi mencapai sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Lebak. Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengimbau warga tetap waspada dan tidak panik.
Hasbi meminta masyarakat mengikuti informasi dan arahan dari sumber resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Jangan panik, tetap waspada dan ikuti informasi serta arahan dari sumber resmi,” demikian imbauan Bupati Lebak kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyampaikan sejumlah langkah yang perlu diperhatikan warga untuk menjaga keselamatan dan kesehatan. Warga yang beraktivitas di luar rumah diminta menggunakan masker dan kacamata, terutama jika kondisi udara terdampak abu vulkanik.
Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Pemkab Lebak menyebut potensi tsunami akibat kondisi saat ini sangat minim, namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
Bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan, pemerintah mengingatkan agar mematuhi radius aman dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau serta mengikuti ketentuan keselamatan yang dikeluarkan pihak berwenang.
Masyarakat juga diminta memastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau berasal dari sumber resmi, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak.
Pemkab Lebak turut mengimbau warga menyimpan nomor darurat BPBD Lebak di telepon seluler sebagai langkah kesiapsiagaan.
Nomor darurat BPBD Lebak: 0815-1184-9583.
Hasbi mengajak masyarakat Lebak saling mengingatkan dan membantu menyebarluaskan informasi yang benar kepada keluarga, tetangga, serta lingkungan sekitar.
Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan. (Red/Dian)



