kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahPemerintahanViral

Disbudpar Lebak Gelar Workshop Konservasi Museum, Perkuat Pelestarian Warisan Budaya

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
6 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak menggelar Workshop Konservasi Koleksi Museum bertajuk “Selamatkan Cerita, Jaga Koleksi” di Pendopo Museum Multatuli, Rangkasbitung, pada 5-6 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas pengelola museum dalam menjaga dan melestarikan koleksi bersejarah.

Workshop dibuka Kepala Disbudpar Kabupaten Lebak, Yosep Mohamad Holis. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai lembaga, di antaranya Museum Negeri Banten, Museum Kepurbakalaan Banten, Museum Sepeda Keliling Dunia, Museum Pesantren, Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR), La Tansa, Poltekkes Kemenkes Banten, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, serta Disbudpar Kabupaten Lebak.

Selama dua hari, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik konservasi koleksi museum yang dipandu konservator dari Museum Nasional dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII.

Yosep mengatakan pelestarian koleksi museum bukan hanya soal merawat benda bersejarah, tetapi juga menjaga memori kolektif masyarakat.

- Advertisement -
Ad image

“Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda lama, melainkan ruang yang menyimpan cerita perjalanan peradaban. Melalui workshop ini, kami ingin memperkuat kemampuan para pengelola museum agar koleksi yang ada dapat dirawat dengan baik dan tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” kata Yosep.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Menurut Yosep, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, baik di Kabupaten Lebak maupun di tingkat Provinsi Banten.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan jejaring kerja yang lebih erat antara museum, perguruan tinggi, komunitas, dan pemerintah. Pelestarian budaya tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama agar setiap koleksi yang kita miliki tetap terjaga nilai sejarah dan maknanya,” ujarnya.

Workshop ini juga membekali peserta dengan praktik terbaik dalam konservasi koleksi, mulai dari penanganan material, penyimpanan, hingga upaya pencegahan kerusakan akibat faktor lingkungan.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Melalui peningkatan kapasitas tersebut, Disbudpar Lebak berharap museum dapat semakin optimal menjalankan fungsi edukasi, penelitian, dan pelestarian budaya. Sejalan dengan tema “Selamatkan Cerita, Jaga Koleksi”, setiap artefak, naskah, foto, dan benda bersejarah diharapkan tetap terawat sehingga dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. (Dian)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kapolres Lebak Temui Pimpinan DPRD, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan
Selanjutnya Sekolah Tani PKS Lebak Jadi Ruang Belajar Petani, Peternak, dan Nelayan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com