Kobarnews.id, SERANG – Kualitas durian asal Provinsi Banten dinilai tak kalah dari durian asal Malaysia. Hal itu dibuktikan melalui Festival Durian Tangguh Banten 2026 yang digelar di Pelataran Pusdalops BPBD Provinsi Banten, Jumat (21/8/2026).
Sebanyak 40 peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Banten mengikuti kompetisi tersebut. Para peserta menampilkan durian unggulan dengan cita rasa dan karakter yang beragam.
Ketua Yayasan Durian Indonesia, Gunadi, mengatakan kualitas durian yang dilombakan sangat istimewa. Ia optimistis durian lokal Banten mampu bersaing dan menguasai pasar durian di Indonesia.
“Buah durian yang dilombakan kali ini sangat istimewa, tidak kalah dari negeri jiran Malaysia. Kami optimistis durian lokal Banten bisa menguasai pasar durian tanah air,” ujar Gunadi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan festival tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani durian di Banten.
Menurutnya, kegiatan itu juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi petani dan pedagang durian untuk mengembangkan usaha. Potensi durian Banten, kata dia, sangat besar karena memiliki kualitas dan cita rasa yang unggul.
“Bertani dan menjadi pengusaha durian sangat menjanjikan. Potensi durian lokal Banten luar biasa. Apalagi buah yang dihasilkan sangat tangguh dan unggul,” kata Lutfi.

Sementara itu, penggagas Festival Durian Tangguh 2026, Asep Mulya Hidayat, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi meski persiapan acara hanya dilakukan selama dua hari.
“Padahal persiapan hanya dua hari, tetapi peminatnya luar biasa. Dari banyak peserta yang mendaftar, kami membatasi hanya 40 peserta yang bisa ikut,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri dan panitia, Durian Sikunir asal Sayar, Taktakan, Kota Serang, ditetapkan sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Durian Siwaluh, disusul Durian Sipetruk di posisi ketiga, sedangkan juara harapan diraih Durian Sjbadak.
Gunadi menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria, yakni rasa, tekstur, aroma, dan bentuk buah.
Para pemenang kemudian mendapatkan penghargaan berupa piagam dan uang tunai dari Yayasan Durian Indonesia. (Haris)




