Kobarnews.id, SERANG –Gubernur Banten Andra Soni menandatangani kesepakatan bersama dengan PT PLN (Persero) terkait penyediaan tenaga listrik berkelanjutan untuk mendukung pengembangan perekonomian dan investasi di Provinsi Banten.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (5/8/2026).
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penyediaan energi listrik berkelanjutan sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan ekonomi Provinsi Banten yang terus berkembang,” kata Andra Soni.
Andra mengatakan, sinergi antara Pemprov Banten dan PLN penting untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah, pengembangan kawasan ekonomi, kebutuhan investasi, hingga sistem ketenagalistrikan. Menurutnya, koordinasi tersebut akan mempermudah pemetaan kebutuhan energi dan pembangunan infrastruktur kelistrikan secara tepat sasaran.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang pengembangan inovasi energi, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta penerapan teknologi kelistrikan yang lebih modern dan efisien.
Ia menegaskan, pasokan listrik yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kepastian pasokan energi dinilai mampu memberikan rasa aman bagi investor, menjaga keberlangsungan kawasan industri, sekaligus meningkatkan produktivitas pelaku usaha.
“Bagi pelaku UMKM, akses energi yang memadai dapat meningkatkan produktivitas, memperluas kapasitas usaha, serta mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Andra juga mengapresiasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dijalankan PLN. Program tersebut dinilai telah membantu ribuan rumah tangga, terutama di wilayah tertinggal dan perdesaan, sehingga mendukung percepatan target elektrifikasi 100 persen di Banten. Saat ini, rasio elektrifikasi rumah tangga di provinsi tersebut telah mencapai 99,9 persen.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN atas komitmen, perhatian, serta semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten,” katanya.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) M Fahrur Rozy mengatakan Banten memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Menurutnya, provinsi tersebut memiliki potensi besar di sektor industri manufaktur, pelabuhan, pariwisata, hingga pusat-pusat ekonomi baru.
Fahrur menegaskan PLN siap mendukung masuknya investasi melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan pelayanan yang cepat. Ia mengungkapkan, berdasarkan analisis PLN, dalam waktu dekat akan ada dua pusat data (data center) yang masuk ke Provinsi Banten.
“Selama ini data center di pusat-pusat perekonomian itu terbanyak ada di wilayah Jawa Barat. Alhamdulillah, berdasarkan analisa kemarin sudah ada dua data center yang akan masuk ke Banten. Ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap peningkatan perekonomian di Provinsi Banten,” ujarnya. (Oyo)




