Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dinilai aktif dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan seniman, budayawan hingga pelajar.
Apresiasi tersebut disampaikan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Banten, Tirta Nugraha. Dia menilai Pemprov Banten melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten konsisten hadir dalam berbagai kegiatan seni dan budaya di sejumlah daerah.
Salah satu bentuk kehadiran pemerintah, kata Tirta, terlihat melalui program Wayang Masuk Sekolah yang digelar di sejumlah sekolah di kabupaten/kota se-Banten selama Agustus 2026.
“Program Wayang Masuk Sekolah ini menjadi salah satu bentuk hadirnya pemerintah dalam pelestarian seni dan budaya di Provinsi Banten,” kata Tirta kepada wartawan, Senin (10/8/2026)
Dia berharap program tersebut terus dikembangkan sehingga generasi muda semakin mengenal dan mencintai seni dan budaya daerah.
Hal senada disampaikan Aliansi Masyarakat Nusantara, Kang Noci. Dia mengapresiasi dukungan Bidang Kebudayaan Dindikbud Banten terhadap para seniman dan budayawan.
“Kami mengapresiasi bidang kebudayaan yang selalu memberikan support dan motivasi kepada para seniman dan budayawan di Provinsi Banten. Ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam melestarikan seni dan budaya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pepadi Jawa Barat H Darsa bersama jajaran pengurus, termasuk Ucup Wahyudi, turut mengapresiasi perhatian Pemprov Banten terhadap keberlangsungan seni dan budaya tradisional.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten mendampingi Pepadi Banten melakukan studi tiru ke Pepadi Jawa Barat sebelum pelaksanaan program Wayang Masuk Sekolah di Banten.
Menurut Darsa, keterlibatan pemerintah dalam kegiatan seni dan budaya penting untuk memastikan kesenian tradisional tetap berkembang dan dikenal oleh generasi muda.
Dia berharap sinergi antara pemerintah, seniman, budayawan dan komunitas terus diperkuat agar pelestarian seni budaya daerah dapat berjalan secara berkelanjutan. (Red/Oyo)



