Kobarnews.id, PANDEGLANG – Ribuan santri dan pelajar dari 35 kecamatan menghadiri puncak peringatan Hari Santri ke-12 tingkat Kabupaten Pandeglang di Alun-alun Pandeglang, Kamis (22/10/2026). Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan peran santri dalam pembangunan bangsa.
Kabupaten Pandeglang, Banten, dikenal dengan julukan Kota Sejuta Santri Seribu Ulama. Daerah ini juga disebut telah melahirkan sejumlah tokoh nasional dari kalangan santri yang kini menduduki posisi strategis di tingkat nasional.
Di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Gubernur Lemhannas Dr. H. TB Hasan Syadzily, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, SE, MM, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, SE, MM, serta Menteri Transmigrasi RI M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat mengatakan, kiprah para tokoh tersebut menjadi inspirasi bagi para santri, khususnya di Pandeglang.
“Mereka merupakan sosok dari kalangan santri yang menjadi motivasi dan inspirasi bagi para santri. Masyarakat Kabupaten Pandeglang harus bangga karena ada tokoh-tokoh yang berasal dari kalangan santri dan memiliki latar belakang keluarga ulama di Pandeglang,” kata Asep kepada wartawan seusai acara murak liwet di Alun-alun Pandeglang.
Asep mengatakan, peringatan Hari Santri tahun ini diikuti ribuan santri dari 35 kecamatan. Para ulama dan tokoh masyarakat juga turut hadir dalam upacara yang dilanjutkan dengan pawai santri.

Sebelum puncak acara, rangkaian peringatan Hari Santri diisi dengan istighosah dan peluncuran kegiatan Hari Santri yang dihadiri Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.
Menurut Asep, Pemerintah Kabupaten Pandeglang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia berharap momentum Hari Santri dapat memperkuat persaudaraan dan kekompakan sekaligus mendorong santri menjadi generasi penerus bangsa.
“Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan Hari Santri ke-12 ini. Melalui peringatan ini, kita berharap tali silaturahmi dan kekompakan terus terjaga dengan baik. Santri-santri di Pandeglang juga diharapkan menjadi kader penerus bangsa,” ujarnya.
Dia menambahkan, santri di Pandeglang telah menunjukkan kemampuan untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Santri-santri di Kabupaten Pandeglang telah teruji dan mampu berkiprah dalam pembangunan di Republik Indonesia,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang KH Tubagus Uuf Zaki Ghufron Ma’ani mengapresiasi seluruh pihak, terutama Pemkab Pandeglang, yang telah mendukung penyelenggaraan peringatan Hari Santri ke-12.
“Semoga Kabupaten Pandeglang semakin berkah, aman, dan kondusif,” katanya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang memimpin upacara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang beserta jajaran, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang. (Irfan/Red)





