Kobarnews.id, SERANG – Kondisi plafon Masjid Madani yang berada di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Kota Serang Baru (KSB), memprihatinkan. Plafon masjid dilaporkan sudah jebol selama hampir dua tahun dan hingga kini belum diperbaiki.
Pengurus marbot Masjid Madani, Abah Udin, mengatakan kerusakan plafon tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun, sampai saat ini, bagian plafon yang rusak masih belum mendapatkan perbaikan.
“Sudah hampir dua tahun kondisinya seperti ini, masih bolong dan belum diperbaiki,” kata Abah Udin kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, sekitar empat bulan lalu sejumlah tim dari Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, termasuk bagian kesejahteraan rakyat (Kesra), bagian umum, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), telah meninjau kondisi bangunan masjid.
Menurut Abah Udin, tim tersebut sempat melakukan pengukuran dan melihat langsung kondisi bangunan. Saat itu, muncul rencana renovasi total Masjid Madani dengan konsep menyerupai kawasan Madinah dalam skala kecil.
Rencana tersebut, kata dia, digagas oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi. Namun, pelaksanaannya masih menunggu ketersediaan anggaran dan belum diketahui kapan pembangunan akan dimulai.
Abah Udin berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan plafon maupun renovasi bangunan masjid agar jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Harapannya, plafon yang jebol segera diperbaiki. Jangan sampai jamaah merasa khawatir saat melaksanakan salat,” ujarnya.
Jamaah Khawatir Saat Salat
Keluhan serupa disampaikan Siti Nurjanah, salah seorang jamaah yang kerap melaksanakan salat di Masjid Madani. Ia mengaku khawatir dengan kondisi plafon yang rusak, terlebih bagian tersebut berada di area salat jamaah perempuan.
Menurut Siti, kondisi plafon yang jebol membuat dirinya terkadang merasa waswas ketika sedang beribadah.
“Kalau sedang salat, kadang saya melihat ke atas dan merasa khawatir. Takut plafonnya jatuh menimpa saya atau jamaah lainnya. Akibatnya, ibadah juga terasa kurang khusyuk,” kata Siti.
Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan agar jamaah bisa beribadah dengan lebih tenang.
“Semoga segera diperbaiki supaya jamaah merasa aman, nyaman, dan tenang saat beribadah,” tuturnya.
Aktivis Minta Pemkot Segera Tindak Lanjuti
Sementara itu, Ketua organisasi masyarakat Solidaritas Masyarakat Demokrasi (Somasi), Haris Y, meminta Pemerintah Kota Serang segera menindaklanjuti kerusakan plafon Masjid Madani.
Haris menyampaikan dukungannya terhadap sejumlah program pembangunan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi. Ia menilai sejumlah perubahan telah terlihat, mulai dari penataan Royal Baroe, renovasi Alun-alun Kota Serang, pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, penataan Pasar Kepandean, hingga pembangunan jalan lingkungan.
Menurut Haris, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya penataan wajah ibu kota Provinsi Banten agar semakin tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Meski demikian, ia berharap persoalan kerusakan plafon Masjid Madani yang berada di lingkungan Puspemkot Serang tidak luput dari perhatian pemerintah daerah.
“Saya berharap Pak Wali Kota segera mengecek kondisi Masjid Madani dan memerintahkan dinas terkait untuk segera memperbaiki plafon yang jebol. Masjid merupakan tempat ibadah yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah,” ujar Haris.
Ia juga berharap Pemerintah Kota Serang tetap konsisten melakukan pembenahan, baik dalam tata kelola internal kepegawaian maupun pembangunan infrastruktur.
Sementara pihak terkait hingga saat belum bisa dimintai keterangannya terkait hal tersebut. (Red/Danau)





